Breaking News:

Berita Sungailiat

Tim Kementerian Lingkungan Hidup Ternyata Telah Datangi Pabrik Tapioka PT BAA, Ada Apa?

Dilanjutkannya, sistem pengolahan limbah pabrik tapioka yakni sistem biogas yang selama ini dilakukan harus lebih ditingkatkan lagi...

bangkapos.com / edwardi
Kepala DLH Bangka Meinalina 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tim Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka melakukan peninjauan dan pengecekan fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pabrik tapioka PT BAA di Kelurahan Kenanga Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka selama 2 hari, Kamis-Jumat (09-10/01/2020).

Kepala DLH Kabupaten Bangka, Meinalina mengatakan kedatangan tim KLH yang berjumlah sekitar 7 orang ini dalam rangka membantu memberikan masukan agar limbah pabrik tapioka PT BAA tidak mengeluarkan bau busuk karena selama ini warga Kelurahan Kenanga dan sekitarnya dicemari bau busuk limbah apalagi pada saat musim hujan.

"Menurut hasil kajian tim, masalah bau busuk limbah pabrik tapioka PT BAA ini bisa ditangani asalkan pihak perusahaan serius dan berniat baik untuk mengatasi masalah ini," kata Meinalina yang ditemui Bangkapos.com, Jumat (10/01/2020) di kantornya.

Ditambahkannya, tim KLH dan DLH Bangka sudah memberikan arahan dan masukan bagaimana cara menangani persoalan bau limbah pabrik tapioka yang dikeluhkan masyarakat Kelurahan Kenanga dan sekitarnya.

"Mudah-mudahan pihak perusahaan lebih serius lagi menangani bau limbah ini jangan sampai tercium masyarakat yang berada di perkampungan, sebab tuntutan masyarakat hanya bagaimana pihak perusahaan bisa menghilangkan bau busuk tersebut," tukas Meinalina.

Dilanjutkannya, sistem pengolahan limbah pabrik tapioka yakni sistem biogas yang selama ini dilakukan harus lebih ditingkatkan lagi dalam hal pengolahan hasil biogas itu.

"Sebenarnya fasilitas sistem pengolahan limbah pabrik tapioka itu sudah cukup baik namun masih harus ditingkatkan lagi supaya bau busuk limbah tersebut tidak menyebar ke perkampungan warga, jadi bau busuk tersebut hanya berada di sekitaran lokasi pabrik saja," imbuh Meinalina.

Meinalina berharap pihak perusahaan menindaklanjuti rekomendasi dan arahan-arahan yang sudah diberikan Tim KLH dan DLH Kabupaten Bangka, sehingga masalah pencemaran bau busuk limbah pabrik tapioka ini bisa diatasi pihak perusahaan.

"Mudah-mudahan pihak perusahaan lebih serius untuk menangani dan membenahi fasilitas pengolahan limbahnya ini," tukas Meinalina (Bangkapos com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved