Advertorial

Pelajari Produk Dekranasda, Ibu Gubernur Melati Erzaldi Kunjungi IKM

Tudung saji yang berarti Penutup Sajian memiliki filosofi yang mengajarkan kita akan keberagaman yang indah.

Pelajari Produk Dekranasda, Ibu Gubernur Melati Erzaldi Kunjungi IKM
Diskominfo Babel
Ibu Melati Erzaldi saat berkunjung ke IKM Tudung Saji Reskita Souvenir di Kampung Air Kerabut, Pangkalpinang, Sabtu (11/01). 

PANGKALPINANG -Istri Gubernur Babel,  Melati Erzaldi, begitu mencintai pekerjaannya dalam mendampingi sang suami, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman. Salah satu perannya adalah sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Mengisi akhir pekannya pada Sabtu (11/01). Ibu Melati Erzaldi berkunjung ke IKM Tudung Saji Reskita Souvenir di Kampung Air Kerabut, Pangkalpinang. Industri KM ini merupakan IKM binaan Dekranasda. Selain itu, beliau merasa kunjungan seperti ini diperlukan untuk mengetahui bagaimana proses produksi hingga perkembangan bisnis IKM tersebut.

“Saya juga mau coba proses pembuatan,” ungkap beliau bersemangat..

Ibu Ai Hua, pemilik Restika Souvenir bersama tim pengrajinnya begitu antusias menyambut kedatangan istri dari orang nomor satu di Babel. Berbagai persiapan telah dilakukan, seperti menyiapkan bahan-bahan untuk membuat tudung saji hingga contoh produk unggulan yang dipasarkan.

Dijelaskan oleh para pengrajin, bahwa bahan dasarnya adalah daun mengkuang atau biasa dikenal dengan pandan berduri yang diambil dari kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat. Selain itu, bahan standar yang perlu dipersiapkan seperti lem, jarum, benang, batang kabung, serta alat-alat pembantu lainnya.

Tudung saji yang berarti Penutup Sajian memiliki filosofi yang mengajarkan kita akan keberagaman yang indah. Hal itu dapat terlihat dari warnanya yang beragam, diantaranya merah sebagai warna khas tionghoa, warna hijau sebagai warna khas melayu, dan kuning melambangkan masyarakat pendatang.
“Bukan sekedar sebuah benda, tudung saji merupakan bentuk kearifan lokal warisan para tetua,” ungkap Ibu Melati Erzaldi. Beliau berharap generasi penerus dapat mencintai warisan budaya.

Usai mencoba membuat produk tudung saji, Ibu Melati Erzaldi mengatakan sangat mengapresiasi karya-karya pengrajin di Babel. Menurutnya, tingkat kesulitan pembuatan hingga menjadi sebuah produk juga cukup tinggi.
Bahkan, beliau cukup terkejut saat diceritakan tentang satu produk tudung saji yang pernah dibuat Ibu Ai Hua dengan ukuran diameter yang mencapai hingga 2 meter.
“Dari yang kecil seukuran bros, hingga sebesar ini,” ungkap Ibu Melati Erzaldi dengan ekspresi bahagia sekaligus bangga atas karya-karya yang luar biasa asal Bangka Belitung,

Diakhir kunjungan, Ibu Melati Erzaldi sempat memesan sebuah custom product berbentuk tudung saji sebagai koleksi pribadinya.
“Terima kasih banyak, hari ini saya bisa belajar langsung membuat tudung saji dan mendapat banyak pembelajaran disini,” ungkapnya.
Penulis : Nona
Foto : Rafiq

Editor: respileba
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved