Kapal Ikan Asing Tak Takut Peringatan Indonesia, Muncul Lagi di Perairan Natuna

paska kunjungan Presiden RI Joko Widodo dan gelar pasukan TNI di Pulau Natuna, keberadaan KIA di perairan tersebut masih terdeksi atau masih ada.

Tangkap Layar YouTube KompasTV
Layar YouTube KompasTV Visual Kapal Asing Masuk ke Natuna Tertangkap Kamera Pesawat Patroli Angkatan Laut 

BANGKAPOS.COM -- Kapal ikan asing tampaknya tak takut dan tetap melakukan pelanggaran perbatasan di perairan Natuna.

Padahal pemerintah Indonesia sudah memberikan peringatan keras agar kapal ikan asing ini hengkang dari perairan Natuna, Indonesia.

Pasalnya, paska kunjungan Presiden RI Joko Widodo dan gelar pasukan TNI di Pulau Natuna, keberadaan KIA di perairan tersebut masih terdeksi atau masih ada.

Hal tersebut terbukti dari pantauan udara yang dilakukan TNI menggunakan pesawat intai maritim Boeing 737 AI-7301.

Siap Tempur TNI Kirim 600 Prajurit dan 5 Kapal Perang ke Perairan Natuna 18 Kali Operasi Siaga
Siap Tempur TNI Kirim 600 Prajurit dan 5 Kapal Perang ke Perairan Natuna 18 Kali Operasi Siaga (dok Tni)

Dari pemantauan itu, ditemukan sekitar 30 KIA yang masih menduduki Laut Natuna bagian utara.

"Jumlahnya sekitar 30 KIA," kata Panglima Komando Gabungan Wilayah I (Pangkogabwilhan) Laksdya TNI Yudho Margono dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (11/1/2020).

BACA JUGA: Egianus Sosok Pemuda Pimpinan KKB Dikenal Beringas, Tembak Polisi dengan Senpi Buatan Lumajang

Mengetahui ada temuan itu, Yudho langsung menginstruksikan tiga kapal perang, yaitu KRI Karel Satsuit Tubun (KST) 356, KRI Usman Harun (USH) 359 dan KRI Jhon Lie 358 untuk melakukan upaya pengusiran.

Dalam keterangannya, Yudho mengaku akan menggunakan langkah persuasif terlebih dulu untuk mengusir KAI tersebut.

Saat ini, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan dengan kapal Coast Guard China agar KIA segera keluar dari wilayah Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved