Berita Belitung

Nongkrong Ditempat Gelap, Dua Pasang Remaja Terjaring Razia Satpol PP Belitung

Dua pasang remaja di bawah umur terjaring razia Satpol PP Kabupaten Belitung saat sedang nongkrong di tempat yang gelap sekitaran bibir pantai

Nongkrong Ditempat Gelap, Dua Pasang Remaja Terjaring Razia Satpol PP Belitung
bangkapos.com/Ferdi Aditiawan
Kedua pasangan remaja yang terjaring razia saat berada di kantor Satpol PP, Sabtu (11/1/2020) malam 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Dua pasang remaja di bawah umur terjaring razia Satpol PP Kabupaten Belitung saat sedang nongkrong di tempat yang gelap sekitaran bibir pantai Jalan Pattimura Kelurahan Tanjungpendam, tepatnya di Jalan tanah merah depan Grand Orion, Sabtu (11/1/2020) malam.

Kedua pasang remaja tersebut yakni R (16) dan E (17) serta RI (14) dan GL (16) warga Kecamatan Tanjungpandan.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Belitung Suparudin mengatakan kedua pasang remaja itu terjaring razia patroli wilayah yang dilaksanakan Satpoll PP dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda).

Sekaligus menjaga aset daerah agar jangan sampai dijadikan tempat berbuat asusila dan mabuk-mabukan.

"Berdasarkan laporan dari masyarakat. Status dari kedua pasang remaja tersebut hanya satu yang masih sekolah," kata Suparudin kepada posbelitung.co, Minggu (12/1/2020) dinihari.

R (16) dan E (17) satu dari dua pasangan remaja yang terjaring razia saat diberikan nasihat oleh Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Suparudin
R (16) dan E (17) satu dari dua pasangan remaja yang terjaring razia saat diberikan nasihat oleh Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Suparudin (posbelitung.co/Ferdi Aditiawan)

Kedua pasangan remaja itu kemudian diberikan pembinaan dan nasihat, serta dipanggil orangtuanya.

Selain itu juga menandatangani surat perjanjian agar tak mengulangi perbuatan di kemudian hari.

Berdasarkan Perda Kabupaten Belitung nomor 5 Tahun 2014 Tentang Ketertiban Umum dan Perda Kabupaten Belitung nomor 6 Tahun 2010 Tentang Penyelenggaraan Adminduk, terdapat ancaman sanksi kurungan tiga bulan penjara dan denda maksimal Rp.50 Juta.

Lebih lanjut ia mengimbau kepada orangtua agar lebih mengawasi aktivitas dan pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus ke jalan yang salah.

"Buatlah anak-anak senyaman mungkin di rumah, serta arahkanlah agar melakukan hal yang positif," pesan Suparudin

Halaman
123
Penulis: Ferdi Aditiawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved