Berita Pangkalpinang

Pemprov Bangka Belitung akan Pisahkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Ini Penjelasan Wagub

Badan ini akan dipisahkan menjadi Badan Kepegawaian dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bangka Belitung.

Pemprov Bangka Belitung akan Pisahkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Ini Penjelasan Wagub
Bangkapos.com/Riki Pratama
Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah 

Pemprov Bangka Belitung akan Pisahkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Ini Penjelasan Wagub

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan memisahkan organisasi perangkat daerah Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia yang sebelumnya satu badan menjadi dua badan.

Badan ini akan dipisahkan menjadi Badan Kepegawaian dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Bangka Belitung.

Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah mengatakan, pemisahan itu dilakukan dalam upaya visi pemerintah pusat yang ingin meningkatkan sumber daya manusia di kalangan aparatur negara.

"Tentunya untuk meningkatkan kualitas SDM yang harus profesional, memiliki fungsi melayani para aparatur sipil negara. Kalau kualitas ASN aparaturnya lemah apa yang diberikan layanan akan lemah tidak akan mencapai apa yang telah digariskan secara Nasional,"ungkap Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah kepada Bangkapos.com, Minggu (12/1/2020).

Ia menambahkan, keberadaan dua instansi ini sangat dibutuhkan Pemprov Babel dalam upaya meningkatkan kualitas SDM.

"Kita ingin meningkatkan keberadaan badan kepegawaian daeran dan pengembangan sumber daya manusia yang harus dipecah, dalam pengembangan sumber daya manusia, kita memiliki Widyaiswara Utama mereka ini akan mewarnai badan diklat," jelas Fatah.

Ia mengatakan, jabatan widyaiswara akan memformulasi bagi aparatur sesuai kebutuhan yang memberikan peningkatakan sumber daya manusia di Provinsi Babel.

"Widyaiswara utama kita ada Yan Megawandi, kemudian yang baru dilantik dan ada lagi yang masih proses. Kami yakin di dalam menyusun program di badan diklat 2020 nanti akan sudah tertata jabatan widyaiswara ini merupakan mereka yang telah meemiliki pengalaman birokrasi yang luar biasa," jelas Fatah.

Ia mengatakan pemisahan kedua badan tersebut, berdasarkan kebutuhan nasional.

"Bukan dulu arahnya untuk efesiensi maka digruping, dua lembaga itu kemudian tuntutan arah kebijakan Nasional, ingin meningkatkan SDM tidak bisa kepegawan dan peningkatakan sumber daya manusia, digabungkan tetapi harus dipisah, ini tataran nasional seperti itu," ungkap Fatah.

Ia menjelaskan, badan Kepegawaian tugasnya hanya persoalan administrasi, sementara dengan hadirnya badan pengembangan sumber daya manusia, nantinya akan meningkatkan kualitasnya penataan dalam rangka efesiensi dan itu telah dibenarkan menurut peraturan Undang-undang. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved