Berita Sungailiat

Iskandar Terapkan Politik Berbudi tak Heran Saat Lebaran Diantarkan Ayam

Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Iskandar mengaku selama menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Bangka sudah banyak menerima kunjungan pejabat dan warga

Iskandar Terapkan Politik Berbudi tak Heran Saat Lebaran Diantarkan Ayam
Bangkapos.com/Edwardi
Ketua DPRD Bangka Iskandar 

Iskandar Terapkan Politik Berbudi tak Heran Saat Lebaran Diantarkan Ayam

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Iskandar mengaku selama menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Bangka sudah banyak menerima kunjungan pejabat dan masyarakat untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasi.

"Saya sudah pernah menerima sebanyak 34 pendeta se-Kabupaten Bangka, 26 sarjana pembangunan desa, 30 orang perwakilan masyarakat Kecamatan Mendo Barat, tokoh agama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bangka, dan tokoh masyarakat lainnya. Saya sangat bersyukur dan merasa bangga serta berterimakasih bahwa masyarakat ingin datang ke ruang kerja saya dengan tujuan bersilahturahmi, menyampaikan aspirasi," kata Iskandar saat ditemui Bangkapos.com, Senin (13/01/2020) di ruang kerjanya.

Diakuinya dengan kedatangan pejabat dan masyarakat yang ingin datang bersilahturahmi dan menyampaikan aspirasi sudah merupakan tugas dan wewenang selaku Ketua DPRD Kabupaten Bangka.

"Ketua DPRD Bangka ini bukan milik masyarakat Kecamatan Merawang dan Mendo Barat saja tetapi milik masyarakat setempat Kabupaten Bangka," ujar Sidi, panggilan akrab Iskandar.

Saat ditanya apa nikmat dan tidak nikmatnya menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Iskandar menjawab pada saat ia hanya menjadi anggota DPRD Bangka, sangat jarang menggunakan tanda tangan, tetapi saat menjadi ketua DPRD hampir setiap hari menggunakan tanda tangan.

"Hampir setiap hari rata-rata saya harus menandatangani berbagai macam berkas dan surat paling sedikit 30 tanda tangan per harinya," ungkap Sidi.

Diakui Sidi saat menerima kunjungan Kajari Bangka, Rilke Jeffri Huwae, beliau mengaku selama menjadi kajari di tempat lain belum pernah mengunjungi ruang kerja Ketua DPRD, tetapi baru di Kabupaten Bangka inilah ia pernah mengunjungi ruang kerja Ketua DPRD.

Iskandar mengaku ketidaknikmatan menjadi Ketua DPRD yaitu, kekurangan waktu untuk istirahat. Namun hal itu bukanlah menjadi masalah karena selama menjadi anggota DPRD Bangka pun juga sudah biasa kurang istirahat.

"Saya kalo mau istirahat waktu 2 menit kalau bisa tertidur itu sudah cukup saya membuka waktu 24 jam untuk menerima masyarakat di rumah dinas maupun di rumah pribadi di Desa Air Anyir. Daya biasa melayani masyarakat hingga pukul 03.00 WIB pagi baik masyarakat yang sedang sakit, terkena razia kendaraan ataupun keperluan lainnya yang meminta pertolongan saya akan saya layani, itulah kalau lebaran saya sering diantar masyarakat ayam dan lainnya," ungkap Sidi.

Diakuinya, dalam berpolitik menerapkan politik berbudi bukan melakukan kampanye terselubung atau kampanye hitam.

"Saya melakukan politik berbudi karena saya ingin masyarakat itu berbudi dengan saya dan saya ingin berbudi kepada masyarakat. Alhamdulillah saya berhasil dilantik menjadi anggota DPRD Kabupaten Bangka selama 3 periode ini," tukas Sidi.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved