Berita Pangkalpinang

Pedagang Gunakan Trotoar Untuk Tempat Jualan, Jumli: Tidak Disosialisasi Wajar Masyarakat Tidak Tahu

Menurut Jumli, fungsi trotoar dikhususkan bagi jalur pejalan kaki dan fasilitas pendukung penyelenggaraan lalulintas.

Pedagang Gunakan Trotoar Untuk Tempat Jualan, Jumli: Tidak Disosialisasi Wajar Masyarakat Tidak Tahu
Bangkapos/Irakurniati
Pedagang berjualan di atas trotoar Jalan Ahmad Yani, Minggu (12/1/2020) kemarin. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerhati pelayanan publik Bangka belitung, Jumli Jamaluddin, menanggapi fungsi trotoar yang masih kerap dipakai oleh pedagang sebagai lapak berjualan.

Menurut Jumli, fungsi trotoar dikhususkan bagi jalur pejalan kaki dan fasilitas pendukung penyelenggaraan lalulintas.

"Memang tidak dipungkiri masih banyak masyarakat yang belum tahu fungsi trotoar itu sendiri. Barangkali karena tidak adanya sosialisasi terkait fungsi itu sendiri oleh pemerintah termasuk pemerintah di daerah sehingga hal wajar jika ketidaktahuan masyarakat," kata Jumli kepada bangkapos.com, Senin (13/1/2020).

Dia mengatakan, di Kota Pangkalpinang sudah diterbitkan Peraturan Daerah Nomor 7 tahun 2019 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat sebagai bentuk kebijakan pemerintah Kota pangkalpinang.

Menurutnya, sebagai dasar acuan mesti disosialisasikan kepada publik melalui berbagai cara agar masyarakat bisa memahami fungsi trotoar dan diharapkan terciptanya kebersihan dan keindahan kota.

Apalagi, fungsi trotoar telah diatur berdasarkan Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah nomor 79 tahun 2013 sehingga harus rutin dilakukan sosialisasi. Bukan hanya sekali dan melalui satu cara saja.

Begitu pun dengan kebijakan pemkot harus dipahami dan dibiasakan oleh masyarakat sehingga menjadi kebiasaan untuk menjaganya.

"Bagi pedagang yang sudah terlanjur berjualan di atas trotoar tersebut, mungkin saja awalnya secara dadakan atau ikut-ikutan maka harus menyadari dan dapat memahami kebijakan Pemkot tersebut. Tentunya untuk kepentingan publik yang sesuai dengan fungsi dan peruntukan trotoar yang sesungguhnya," ucapnya.

Dalam hal ini pun, Jumli mengatakan, pihak pemerintah kota juga harus melakukan pendekatan secara persuasif serta mencari solusi terbaiknya maupun solusi alternatifnya.

Tentunya kebijakan pemkot yang bermanfaat untuk kepentingan publik secara umum maupun kepentingan kebersihan serta keindahan kota harus didukung oleh semua pihak. (bangkapos.com/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved