Penambang Ilegal Bukit Menumbing Diciduk

Penambangan di Bukit Menumbing Dilakukan Secara Berkelompok dan Berpindah-pindah

Selain berkelompok, lokasi penambangan pun kerap berpindah pindah. Mulai dari kaki hingga puncak Bukit Menumbing, semuanya telah dijamah...

Penambangan di Bukit Menumbing Dilakukan Secara Berkelompok dan Berpindah-pindah
Bangkapos.com / Anthoni Ramli
Tiga pelaku penambangan ilegal di kaki Bukit Menumbing, berikut barang bukti, yang diamankan oleh Polres Bangka Barat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kapolres Bangka Barat, AKBP M Adenan menyebut aktivitas penambangan di Bukit Menumbing, Muntok, Kabupaten Bangka Barat, dilakukan secara berkelompok.

Sabtu (11/1/2020) lalu, tim gabungan Reskrim, Intelkam dan Sat Sabhara Polres Babar membekuk Prima, Daryanto dan Sakiyanto tengah  menambang di Kelekak Unying, Dusun Daya Baru, Desa Airbelo, Kecamatan Muntok.

Sebelumnya aktivitas penambang ini kerap kali ditertibkan petugas kepolisian, TNI, dan Sat Pol PP Bangka Barat.

Selain berkelompok, lokasi penambangan pun kerap berpindah pindah.

Mulai dari kaki hingga puncak Bukit Menumbing, semuanya telah dijamah para penambang ilegal.

Sulitnya medan dan banyaknya jalan tikus menjadi salah satu kendala jajaran Polres Bangka Barat menindak aktivitas di kawasan Bukit Menumbing.

Bahkan tak jarang, kata Adenan, saat penertiban pihaknya hanya menemukan peralatan tambang tak betuan.

" para penambang ini kerjanya berkelompok, ada yang di kaki dan baru baru ini ada yang di arah puncak Bukit Menumbing. Kalau ketiga yang kami amankan ini, mereka beroperasi di kaki Bukit Menumbing. Kendala kami adalah medan yang cukup berat, makanya ini mungkin Kasat Reskrim punya cara baru sehingga mereka berhasil ditangkap," kata Adenan, Senin (13/1/2020)

Tiga Penambang Ilegal Diciduk 

Polres Bangka Barat menciduk tiga penambang ilegal di kaki Bukit Menumbing.

Ketiganya adalah adalah Prima (22) warga Desa Tirta Laga Kecamatan Mesuji Lampung. Kemudian Daryanto alias Yanto (42) dan Sakiyanto (43) warga Muntok, Kabupaten Bangka Barat.

Ketiganya dicokok saat merambah lahan di Kelekak Duren, Unying dusun Daya Baru, Desa Airbelo, Kecamatan Muntok, Bangka Barat, Sabtu (11/1/2020) sore lalu.

Dari tangan ketiganya, polisi menyita barang bukti berupa satu unit mesin tanah, satu unit mesin pompa air, dua pondasi mesin, dua batang pipa paralon, dua buah Spiral, satu unit elbow besi, satu gulung selang induk, satu gulung selang air, dan dua cangkul.

Kapolres Bangka Barat AKBP M. Adenan menyebut pengungkapan kasus ini menyusul adanya informasi serta temuan sejumlah barang bukti terkait aksi penambangan ilegal di kaki Bukit Menumbing belum lama ini.

"ketiganya kami amankan bedasarkan laporan serta temuan razia sebelumnya. Ketiganya kami amankan saat bekerja di sekitar Kelekak Unying, kaki Menumbing," ujar Adenan, saat konferensi pers didampingi Wakapolres Kompol Joko dan Kasat Reskrim AKP Andri Eko Setiawan, Senin (13/1/2020) siang. (bangkapos.com / Anthoni Ramli) 

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved