Advertorial

Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan Bidang Ekonomi, DP3ACSKB Provinsi Bangka Belitung Gelar FGD

Kaum perempuan di Bangka Belitung nantinya akan diberikan pendidikan dan pemberdayaan terutama di bidang ekonomi

Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan Bidang Ekonomi, DP3ACSKB Provinsi Bangka Belitung Gelar FGD
Diskominfo Babel
Forum Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Catatan Sipil, dan Keluarga Berencana Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM-- Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi. Salah satunya adalah Forum Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Catatan Sipil, dan Keluarga Berencana Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kepala Dinas DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Susanti, mengatakan bahwa ini adalah langkah awal dari pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi melalui pembangunan industri rumahan.

Dijelaskannya, ketidakberdayaan perempuan menembus akses ekonomi kreatif berimplikasi terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Oleh sebab itu, upaya percepatan pembangunan ekonomi berbasis wirausaha perempuan perlu dukungan seluruh stakeholder dan dilaksanakan secara bersinergi antar lembaga terkait," ungkapnya di Ruang Batu Rakit Rumah Dinas Gubernur Babel, Senin (13/1/2020).

Susanti menjelaskan, program pengembangan industri rumahan merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan.

Keterlibatan kaum perempuan di bidang ekonomi merupakan upaya nyata dalam rangka menciptakan pemerataan pembangunan dan ketahanan keluarga.

Menurutnya, perempuan berhak untuk mendapatkan akses yang sama dalam sektor ekonomi. Melalui FGD ini, ia berharap dapat memetakan masalah serta mencari solusi terhadap pembangunan pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Melati Erzaldi, mengungkapkan beberapa waktu lalu Pemerintah Provinsi Bangka Belitung telah menandatangani kerjasama dengan UN Women dalam rangka mendirikan pusat pendidikan dan keterampilan bagi kaum perempuan di Bangka Belitung. Salah satu gagasan programnya adalah sekolah perempuan.

Menurut Melati Erzaldi, kaum perempuan di Bangka Belitung nantinya akan diberikan pendidikan dan pemberdayaan terutama di bidang ekonomi. Selanjutnya, perempuan yang sudah berdaya ekonomi akan digiring ke Lembaga OK OCE Indonesia agar lebih kuat.

"Nanti, perempuan yang sudah berdaya ekonomi ini bersama PKK Provinsi Bangka Belitung akan dijadikan mitra kerjasama pemerintah dalam membangun ekonomi Bangka Belitung," ungkapnya. (Diskominfo Babel)

Penulis : suci
Foto : Zi

Penulis: Iklan Bangkapos
Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved