Berita Pangkalpinang

Gubernur Babel Naiki Kapal Latih SMK N 4 Pangkalpinang, Dinamai Torani, Ini Maknanya

Erzaldi Rosman me-launching kapal latih SMKN 4 Pangkalpinang dari TPI Sungai Baturusa dan bersandar di Pelabuhan Jeruk, pada Selasa (14/1/2020) siang

Gubernur Babel Naiki Kapal Latih SMK N 4 Pangkalpinang, Dinamai Torani, Ini Maknanya
bangkapos.com / Riki Pratama
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman melakukan Launching Kapal Latih, SMKN 4 Pangkalpinang dari TPI Sungai Baturusa dan bersandar di Pelabuhan Jeruk, Selasa (14/1/2020) siang. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman me-launching kapal latih SMKN 4 Pangkalpinang dari TPI Sungai Baturusa dan bersandar di Pelabuhan Jeruk, pada Selasa (14/1/2020) siang.

Kapal ini dinamai kapal Torani.

Pada acara launching itu, Gubernur Babel Erzaldi Rosman bersama rombongan menyusuri perairan Pangkalbalam menggunakan kapal 18 GT, dengan lebar 3,5 meter dan panjang 15 meter ini.

"Kapal ini dinamai Torani yang merupakan satu nama ikan yang kecil tapi lincah gesit, (harapannya dengan nama tersebut) ingin mencapkan karakter kepada taruna SMK kita,"kata Gubernur Babel Erzaldi Rosman kepada wartawan di Pelabuhan Jeruk Pangkalbalam, Selasa (14/1/2020).

Ia mengharapkan fasilitas kapal ini memberikan pendidikan ke siswa taruna SMK 4 Pangkalpinang.

"Dengan adanya fasilitas kapal latih SMK 4 akan terus lebih dapat memberikan manfaat di bidang pendidikan menjadikan siswa yang siap bekerja,"lanjutnya

Dilansir dari wikipedia.org, Exocoetidae atau Torani dan seringkali disebut sebagai ikan terbang adalah famili ikan laut yang terdiri atas sekitar 50 spesies yang dikelompokkan dalam 7 hingga 9 genera. Ikan terbang ditemukan di semua samudra utama, terutama di perairan tropis dan subtropis di samudera Atlantik, Pasifik dan Hindia.

Ciri utamanya yang paling menonjol adalah sirip dadanya yang besar, memungkinkan ikan ini meluncur terbang secara singkat di udara, di atas permukaan air, untuk lari dari pemangsa. Peluncuran mereka biasanya sejauh sekitar 50 meter, tetapi mereka dapat menggunakan dorongan pada tepi gelombang hingga dapat mencapai jarak setidaknya 400m. (bangkapos.com / Riki Pratama / wikipedia.org)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved