Berita Pangkalpinang

Kasus Tambang Sijuk Berlanjut, Polda Babel Bentuk Tim Khusus dan Ini Hasil Gelar Perkara

Untuk menangani kasus tambang ilegal Sijuk, Maladi juga mengatakan bahwa Kapolda Babel telah membentuk tim khusus.

Kasus Tambang Sijuk Berlanjut, Polda Babel Bentuk Tim Khusus dan Ini Hasil Gelar Perkara
dok. humas polda babel)
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Anang Syarif Hidayat saat memimpin gelar kasus Tembang Sijuk Senin (13/1/2020) di Polda Kepulauan Bangka Belitung. 

Seperti diketahui heboh tejadi pemukulan terhadap Wagub Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah dan anggota Satpol PP Provinsi di lokasi tambang ilegal Sijuk Kabupaten Belitung pada 2 November 2019 lalu.

Saat ini penambang ilegal marah karena alat tambang mereka dirusak dan dibakar oleh anggota Satpol PP.

Keributan dilokasi tersebut merembet dengan terjadinya pemukulan terhadap Wagub Abdul Fatah yang berada dilokasi temasuk sejumlah anggota Pol PP.

Tak hanya itu saja sejumlah mobil dinas dan pribadi miliki rombongan ikut dirusak.

Kasus berlanjut dengan saling lapor kedua belah pihak.

Namun terakhir diketahui kedua belah pihak berdamai dan berjanji tidak melanjutkan kasus tersebut.

Hal ini mengandung pro kontra bahkan sejumlah pihak menilai perdamaian telah merusak tatanan hukum.

Tak hanya itu saja perdamaian telah melecehkan kewibaan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung.

"Kalau soal perdamaian sah sah saja itu adalah hak kedua belah pihak tapi kita tegaskan ini adalah pidana murni," kata AKBP Maladi.

Dalam pemberitaan sebelumnya di posbelitung.co dengan judul "Alasan Ada Kepentingan Besar, Kapolres Akan SP3 Kasus Tindak Pidana Tambang Ilegal di Belitung" Polres Belitung akan memfasilitasi surat pencabutan laporan dari Satpol PP Provinsi Kepulauan Babel dan perwakilan masyarakat penambang terkait kericuhan penertiban tambang ilegal di Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.

Halaman
123
Penulis: deddy_marjaya
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved