Berita Pangkalpinang

Pengaruh Regulasi Pemerintah Pusat, Kenaikan TPP ASN Pemkot Pangkalpinang Ditunda

Kenaikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Pangkalpinang mengalami penundaan.

Pengaruh Regulasi Pemerintah Pusat, Kenaikan TPP ASN Pemkot Pangkalpinang Ditunda
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil menyalami para ASN di Pemkot Pangkalpinang 

Pengaruh Regulasi Pemerintah Pusat, Kenaikan TPP ASN Pemkot Pangkalpinang Ditunda

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Kenaikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Pangkalpinang mengalami penundaan.

Hal tersebut karena ada beberapa aturan dan menunggu kepastian regulasi dari pemerintah pusat.

Wali kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, sebelumnya menjanjikan kenaikan TPP diawal Januari 2020.

Sayangnya rencana tersebut untuk sementara waktu ditunda. Pemkot padahal sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 35 miliar untuk membayar TPP dan uang makan ASN.

"bukan hanya di Pangkalpinang, bahkan kondisi ini hampir terjadi di kabupaten/kota di Indonesia. Pemerintah daerah diminta untuk menunda kenaikan TPP. Makanya kami sudah menyiapkan regulasi lain ketika kemungkinan buruk kenaikan TPP tertunda. Kami siapkan uang makan yang jumlahnya hampir sama dengan rencana kenaikan TPP," jelas Molen kepada Bangkapos.com, Selasa (14/1/2020).

Dia menyebut, alternatuf terkendalanya kenaikan TPP dapat diganti dengan uang makan. Namun, kepastian rencana tersebut akan diumumkannya paling lambat akhir Januari ini. Molen menuturkan, pembayaran tetap dilakukan terhitung per tanggal 1 Januari 2020.

Molen meminta adanya kenaikan TPP maupun uang makan yang bakal setara kenaikan TPP tersebut, jajaran ASN dapat bekerja sama dalam meningkatkan pendapatan asli daerah.

Dia berharap dukungan internal ini dapat berjalan baik sehingga realisasi penerimaan tahun ini lebih meningkat dibandingkan tahun lalu.
(Bangkapos.com/Ira kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved