Berita Sungailiat

Progres Kegiatan Dana DAK dan DID Bangka 2019 Capai 100 Persen, Dibahas Saat Coffe Moring

Pemkab Bangka pada tahun 2019 lalu, telah merealisasikan semua kegiatan dari dana DAK (Dana Alokasi Khusus) dan DID (Dana Insentif Daerah) 100 Persen

Progres Kegiatan Dana DAK dan DID Bangka 2019 Capai 100 Persen, Dibahas Saat Coffe Moring
bangkapos.com/Edwardi
Bupati Bangka Mulkan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemkab Bangka menggelar kegiatan coffee morning membahas percepatan pelaksanaan program tahun anggaran 2020 dan evaluasi pencapaian program tahun anggaran 2019 di OR Bangka Setara Kantor Bupati Bangka, Selasa (14/01/2020).

Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati Bangka, Mulkan dan Wakil Bupati Bangka, Syahbudin serta Sekda Bangka Andi Hudirman dihadiri para Kepala OPD, para Sekdis, para Kabid, para kasi di lingkungan Pemkab Bangka.

Bupati Bangka Mulkan mengatakan melalui kegiatan coffee morning ini bisa mengumpulkan seluruh jajaran yakni para kepala OPD, para Sekdis, para Kabid dan para kasi agar program-program yang ada di OPD terkait , terutama para pengampu dana-dana transfer seperti dana DAK dan DID yang menjadi prioritas

"Sebab dana DAK dan DID ini ada ketentuan kalau tidak dilaksanakan maka akan kena pinalti. Bila kena pinalti maka mereka tidak mau membayarkan apa yang sudah kita lakukan sehingga menjadi tanggungjawab dan kewajiban Pemda untuk membiayainya," ujar Mulkan.

Diungkapkannya Pemkab Bangka pada tahun 2019 lalu, telah merealisasikan semua kegiatan dari dana DAK (Dana Alokasi Khusus) dan DID (Dana Insentif Daerah). Progress-nya mencapai 100 persen.

Tidak ada yang terhambat.

"Selain itu untuk pendapatan PAD tahun 2019 juga berhasil over target mencapai 100,13 persen, jadi alhamdulillah untuk program tahun 2019, baik program pusat, provinsi maupun kabupaten dapat kita laksanakan dengan baik," kata Mulkan.

Dilanjutkannya, karena itu di tahun 2020 ini harus dilakukan percepatan. Setiap OPD harus menyampaikan RUP (Rencana Umum Pelelangan) itu paling lambat tanggal 15 Januari ini sudah disampaikan ke panitia lelang.

"Selain itu juga percepatan untuk pembuatan RAB dan gambar, sebab kita sudah membentuk tim di Dinas PUPR untuk melayani setiap OPD yang akan membuat RAB dan gambar,bsehingga semua OPD ini tidak ada lagi alasan dalam keterlambatan pembuatan RAB dan gambar, kami akan selalu melakukan monitor terhadap kinerja tim ini," tukas Mulkan

Ditambahkannya, selain itu, tim ini harus melakukan komunikasi dua arah. Menurut dia, ketika dari dinas, tersebut ada kekurangan dari PUPR maka harus menghubungi dinas-dinas terkait itu, jadi jangan sampai ada sistem menunggu

"Juga untuk pelelangan, ketika OPD sudah menyampaikan dokumen lelang, bila ada kekurangan dokumen lelang bahwa dari ULPharus melakukan komunikasi dua arah juga, harus segera menyampaikan ke OPD terkait bila ada kekurangan dokumen lelang, jadi jangan sampai ada hambatan dalam.proses apapun," tukas Mulkan. (Bangkapos com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved