Berita Bangka Selatan

Selama 2019, BPN Bangka Selatan Keluarkan Sebanyak 6000 Sertifikat Tanah

"6.000 PTSL itu merupakan target kami pada tahun lalu dan semuanya telah terealisasi," ujar Agus.

Selama 2019, BPN Bangka Selatan Keluarkan Sebanyak 6000 Sertifikat Tanah
bangkapos.com / Jhoni Kurniawan
Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Wilayah Kabupaten Bangka Selatan, Agus Suprapta 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bangka Selatan selama tahun 2019 telah melakukan penerbitan 6.000 sertifikat tanah pada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Bangka Selatan.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bangka Selatan Agus Suprapta menyampaikan penerbitan 6.000 sertifikat tanah ini merupakan target BPN pada 2019.

"6.000 PTSL itu merupakan target kami pada tahun lalu dan semuanya telah terealisasi," ujar Agus, Selasa, (14/1/2020).

Dibantu oleh Kepala Seksi Infrastuktur Pertanahan, Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bangka Selatan, Tirta Wijaya, Agus menyebutkan 6.000 sertifikat tanah telah diberikan kepada masing-masing yang bersangkutan.

6.000 sertifikat tanah, kata Agus, telah tersebar di 22 desa yang ada di Kabupaten Bangka Selatan.

Adapun rinciannya dari 22 desa yang menerima yakni Desa Bedengung sebanyak 1 bidang, Desa Payung sebanyak 920 bidang, Desa Nadung 365 bidang, Desa Pangkal Buluh 744 bidang, Desa Malik 373 bidang, Desa Paku 91 bidang, Desa Gudang 338 bidang, Desa Simpang Rimba 9 bidang, Desa Bangka Kota 716 bidang, Desa Permis 1030 bidang, Desa Rias 224 bidang, Kelurahan Teladan 49 bidang, Kelurahan Tanjung Ketapang 30 bidang, Kelurahan Toboali 14 bidang, Desa Keposang 7 bidang, Desa Gadung 22 bidang, Desa Serdang 972 bidang, Desa Rindik 25 bidang, Desa Sadai 52 bidang, Desa Pasir Putih 8 bidang, Desa Tukak 2 bidang dan Desa Pongok sebanyak 8 bidang.

Dengan adanya PTSL ini, Agus berharap dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan memiliki legalitas hukum yang pasti terhadap tanah masyarakat.

"Adanya sertifikat juga tentunya memudahkan masyarakat dalam proses adminitrasi ataupun kemudahan nantinya jika ingin digunakan untuk sebuah keperluan," tandasnya. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved