TAHUKAH Anda, Iran Punya Lumba-lumba untuk Berperang, Mamalia Laut Lucu Ini Bisa Jadi Menyeramkan

Dinamai Kamikaze.Lumba-lumba milik Iran bahkan terlatih untuk membedakan mana kapal selam musuh mana kawan hanya dari mendengarkan bunyi baling-baling

TAHUKAH Anda, Iran Punya Lumba-lumba untuk Berperang, Mamalia Laut Lucu Ini Bisa Jadi Menyeramkan
Military.com/Blake Stilwel
Ilustrasi lumba-lumba pembunuh yang menjadi unit pasukan militer Iran. 

BANGKAPOS.COM - TAHUKAH Anda, Iran ternyata punya Lumba-lumba untuk berperang. Mamalia laut lucu ini bisa jadi menyeramkan bagi musuh.

Selain didukung dengan alat utama sistem senjata (alutsista) berupa ribuan pelontar roket dan ratusan pesawat tempur, kapal selam, hingga tank baja, Iran ternyata juga punya Lumba-lumba terlatih untuk mendukung kekuatan militernya. Ya, bahwa hewan dilatih untuk mendukung kekuatan militer bukan fiksi seperti anda saksikan di film-film saja, negara-negara tertentu juga menggunakannya.

Lumba-lumba misalnya digunakan untuk mengintai, membunuh dan menghancurkan. Iran dan Israel adalah dua dari sejumlah negara yang memiliki Lumba-lumba terlatih.

Iran bahkan menamai mamalia laut ini dengan Lumba-lumba Kamikaze. Mereka bahkan terlatih untuk membedakan mana kapal selam musuh mana kawan hanya dari mendengarkan bunyi baling-baling.

Dilansir tribunnewswiki.com dari bbc.com, pada tahu 2000 Iran telah membeli empat ekor Lumba-lumba yang telah dilatih oleh Rusia. Mamalia laut yang diberi nama Lumba-lumba Kamikaze oleh sang pelatih, Boris Zhurid tersebut, awalnya dijual lantaran pihaknya sudah tak sanggup secara finansial.

Lumba-lumba tersebut dilatih di pangkalan militer di Laut Pasifik sebelum dipindahkan ke Krimea pada 1991. Lumba-lumba tersebut dilatih untuk dapat melakukan serangan pada militer laut musuh.

Tak hanya serangan jarak jauh menggunakan harpoon, lumba-lumba tersebut juga bisa membawa ranjau atau granat sebagai serangan bunuh diri jarak dekat. Bahkan sang lumba-lumba juga telah dilatih untuk membedakan kapal selam milik AS maupun Rusia berdasarkan suara baling-baling kapal.

Tak hanya Iran, sebenarnya Zurid menjual lumba-lumba ke seluruh dunia untuk dipelihara dalam aquarium untuk wisata. Namun Zurid mengatakan Iran telah membangun oseanarium baru untuk lumba-lumba tersebut.

Zurid juga mengatakan pihak Iran rencananya akan melanjutkan penelitian mengenai sang mamalia tersebut menjadi senjata militer. "Intinya, Iran telah membeli bekas senjata rahasia kami dari Ukraina dengan harga murah," kata Zurid.

Mengaku masih belum mengetahu apa yang akan tejadi pada lumba-lumba tersebut di tangan Iran, Zurid telah pasrah. "Saya sudah pasrah kepada Allah, bahkan kepada iblis sekalipun, selama hewan-hewan tersebut baik-baik saja di sana (Iran)," papar Zurid.

Halaman
123
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved