Gempa Hari Ini

Tak Hanya Megathrust, Zona Sesar Aktif Jadi Penyebab Indonesia Langganan Gempa

Ia mengatakan, tak hanya zona megathrust, terdapat pula zona sesar aktif yang merupakan lempengan yang patah dan bergeser.

BMKG
Gempa dan ancaman tsunami di Sunda 

BANGKAPOS.COM - Daerah Indonesia kerap dilanda gempa. Dalam satu tahun, di satu daerah bisa terjadi ribuan kali gempa.

Kepulauan Maluku misalnya. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon mencatat sebanyak 5.100 kali gempa bumi mengguncang wilayah tersebut.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, Indonesia kerap diguncang gempa bumi karena dampak dari banyaknya sumber gempa.

"Kita itu saat ini memiliki enam zona subduksi lempeng. Kemudian kalau dirinci, masih 13 segmen megathrust. Itu generator atau pembangkit gempa dahsyat," ujar Daryono saat dihubungi Kompas.com, Jumat (15/11/2019).

Adapun beberapa segmen megathrust ada di barat Sumatera, selatan Jawa, utara Sulawesi, laut Maluku yang kemarin diguncang gempa, utara Papua, dan lain sebagainya.

"Dan itu potensi terjadinya tsunami sangatlah tinggi," katanya.

Ia mengatakan, tak hanya zona megathrust, terdapat pula zona sesar aktif yang merupakan lempengan yang patah dan bergeser.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan, zona sesar aktif tersebut ada lebih dari 295 titik dan siap terjadi secara bergantian.

Dengan demikian, imbuhnya, bila menjumpai terdapat kejadian gempa yang berdekatan lokasi dan waktunya, hal itu  bukan karena saling picu atau saling menjalar.

"Itu hanya kebetulan saja, jadi sampai saat ini pun secara empiris untuk membuktikan sebuah gempa dapat memicu gempa lain, itu masih sulit untuk dibuktikan," papar dia.

Halaman
12
Editor: teddymalaka
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved