Pilkada Bangka Barat 2020

Ustaz Reiza, Putra Mendiang Bupati Parhan Ali Berhasrat Maju Pilkada Bangka Barat 2020

Jalur perseorangan (Independen) jadi pilihan Ustaz Reiza. Bahkan baginya, total dukungan 10 persen dari jumlah DPT bukan menjadi persoalan baginya.

Ustaz Reiza, Putra Mendiang Bupati Parhan Ali Berhasrat Maju Pilkada Bangka Barat 2020
bangkapos.com / Anthoni Ramli
Ustaz Reiza Firmansyah Parhan 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ustaz Reiza Firmansyah Parhan berhasrat maju dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Bangka Barat akhir 2020 mendatang.

Selasa (14/1/2020) siang, Ustaz Reiza bertandang ke kantor KPU Bangka Barat guna bersilaturahmi sekaligus berkonsultasi terkait syarat calon dari jalur independen.

Kedatangan Ustaz Reiza disambut ketua KPU Bangka Barat Pardi, Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM Yulizar, beserta Komisioner KPU lainnya.

Putra mendiang Bupati Bangka Barat H Parhan Ali tersebut terpaksa mencalonkan diri atas permintaan khalayak orang banyak.

Jalur perseorangan (Independen) jadi pilihan Ustaz Reiza. Bahkan baginya, total dukungan 10 persen dari jumlah Dafar Pemilih Tetap (DPT) bukan menjadi persoalan.

" Pertama kita bersilaturahim, kedua konsultasi syarat independen, ketiga konsultasi untuk pendaftaran. Insyaallah terpaksa, kenapa bisa terpaksa karena banyak yang minta, kalau mementingkan diri pribadi, egois itu tidak," ujar Reiza, Selasa (14/1/2020)

" Karena ada kepentingan orang banyak ya apa boleh buat, kita sama sama bergandengan tangan, beda pilihan tapi jangan bermusuhan. Tolong doanya, kalau (dukungan untuk jalur independen) terkumpul sudah banyak, tapi belum dihitung totalnya, saya nggak tahu berapa totalnya," tambahnya.

Soal wakil, Reiza terus beristikharah memohon petunjuk Allah SWT.  Baginya, yang terpenting sang wakil mau bekerja untuk orang banyak.

Sebab menjadi pejabat menurut ustaz Reiza, memiliki tanggung jawab di dunia maupun akhirat.

" Wakilnya kita masih istikharah, mohon petunjuk Allah minta yang terbaik, artinya dia bukan cari kerja, bukan ngurusin perut ke bawah tapi wakil ini dia yang harus mau ngurusin orang banyak. Karena kita jadi pejabat ini tanggung jawabnya dunia dan akhirat, ya harus siap menang siap kalah," bebernya.

Ia berharap, perbedaan pilihan tak memicu permusuhan. Sehingga harmonisasi ditengah masyarakat Bumi Sejiran Setason, tetap terawat.

" Harapan saya masyarakat Bangka tidak berkelompok, beda pilihan jangan jadi musuh. buat perdamaian, intinya kita sama - sama membenahi lah, yang kurang tingkatkan yang audah baik tingkatkan lebih baik," harapnya. (bangkapos.com / Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved