VIDEO: Meskipun Kecewa, Warga Hanya Pasrah Saat Pondok Mereka Diratakan dengan Tanah

Para pemilik pondok, baik pondok warung ataupun pondok tempat tinggal mengaku pasrah saat Tim gabungan merobohkan pondok-pondok mereka

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Para pemilik pondok, baik pondok warung ataupun pondok tempat tinggal mengaku pasrah saat Tim gabungan merobohkan pondok-pondok mereka, Senin (13/1/2020).

Pondok-pondok yang dirobohkan tersebut berada di kawasan Hutan lindung di sepanjang kawasan lintas timur, baik masuk di wilayah Kecamatan Sungailiat maupun Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Namun mereka mengeluh akan tindakan petugas yang dianggap tak memperhatikan rakyat kecil.

Sepeti diungkapkan oleh Jahari (65) yang mengaku telah tinggal di kawasan tesebut lebih dari 40 tahun.

Pondok milik Jahari terletak di pinggir Jalan Lintas Timur tak jauh dari Simpang Pantai Tanjung Ratu, Kecamatan Sungailiat.

Jahari membenarkan dirinya sudah didatangi pihak Kehutanan Bangka Belitung diminta untuk pindah dan membongkar pondok miliknya dan diberi batas waktu hingga Senin (13/1/2020).

Namun karena tidak punya tempat lain dan tidak tahu mau kemana maka belum membongkar.

Maka saat ratusan aparat gabungan datang, dirinya hanya meminta tolong agar dibantu mengeluarkan barang-barang yang ada di dalam pondok sebelum dirobohkan.

Sementara itu, Akian pemilik pondok warung makan di Simpang Pantai Rebo, Sungailiat mengaku kecewa dengan pihak kehutanan.

Walaupun mengaku sudah didatangi petugas beberapakali namun mereka bersedia pindah geser ke lahan milik warga.

Sayangnya pemilik lahan susah ditemui dan dihubungi karena tidak tinggal di Desa Rebo.

Sebab untuk menggunakan lahan tesebut tentunya harus izin dulu kepemilikannya.

Padahal menurut Akian pihaknya pernah didatangi pihak kehutanan beberapa tahun lalu.

Mereka tidak mempermasalahkan, karena walaupun berada di kawasan hutan lindung namun tidak merusak hutan karena di pinggir jalan.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Tomi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved