Berita Pangkalpinang

Anggaran Gaji & Kebutuhan PHL Rp73 Miliar, Bakeuda Pangkalpinang Sebut Kondisi Keuangan Masih Sehat

Hampir seluruh OPD memiliki PHL karena perekrutannya disesuaikan dengan kebutuhan program kegiatan.

bangkapos.com / Ira Kurniati
Plt Kepala Bakeuda Pangkalpinang Budiyanto 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Anggaran sebesar Rp73 miliar dari komposisi belanja langsung APBD tahun 2020 digunakan untuk membayar gaji dan kebutuhan Pegawai Harian Lepas (PHL) di lingkup pemerintah Kota Pangkalpinang.

Sedangkan total belanja langsung sekitar Rp 486 miliar yang terbagi atas belanja barang dan jasa, belanja modal, maupun belanja pegawai.

Hampir seluruh OPD memiliki PHL karena perekrutannya disesuaikan dengan kebutuhan program kegiatan.

Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Pangkalpinang mencatat sekitar 3000 PHL yang terdata di tahun 2020.

Plt. Kepala Bakeuda Pangkalpinang Budiyanto, mengatakan porsi belanja langsung terhadap total belanja daerah masih di atas 50 persen.

Menurut dia, dengan porsi tersebut, kondisi keuangan daerah pada APBD Pangkalpinang 2020 masih terbilang sehat.

Meski membayar gaji PHL namun pembangunan infrastruktur masih tetap berjalan karena belanja modal, barang dan jasa lebih besar komposisinya dibandingkan belanja pegawai.

"masih bisa tentunya. Masih cukup sehat keuangan daerah kita. Porsinya sudah diatur sedemikian rupa," pungkas Budiyanto, Rabu (15/1/2020).

Begitu pun dengan gaji dan tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) bersumber dari belanja tidak langsung sebesar Rp 221 miliar, dengan total ASN sebanyak 3162 orang.

Budi menyebut, komposisi belanja tidak langsung ini sebesar 49,18 persen. Menurutnya, anggaran yang disediakan untuk belanja pegawai ini tidak menghambat untuk porsi anggaran infrastruktur sehingga pembangunan masih tetap berjalan sesuai porsinya. (bangkapos.com/irakurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved