Berita Sungailiat

Belasan IRT Korban Arisan Bodong Bentang Baleho di Polres Bangka Tuntut Pelaku Dipenjarakan

Tuntutan pertama tertulis penjarakan "Dewi Jayu Permata (DJP). Poin kedua bertuliskan "kembalikan uang kami".

Belasan IRT Korban Arisan Bodong Bentang Baleho di Polres Bangka Tuntut Pelaku Dipenjarakan
IST
Tampak belasan IRT korban arisan bodong membentang baleho tuntutan di Kantor Polres Bangka. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Belasan orang ibu rumah tangga (IRT) datang ke Mapolres Bangka, Rabu (15/1/2020).

Mereka kemudian berdemonstrasi secara damai membentang baleho tuntutan di kantor kepolisian setempat terkait dugaan arisan bodong yang diduga dilakukan oleh DJP alias DW, seorang honorer di Kantor Dukcapil Pemkab Bangka.

Baleho yang dibentang tersebut berisi beberapa tuntutan. Tuntutan pertama tertulis penjarakan "Dewi Jayu Permata (DJP). Poin kedua bertuliskan "kembalikan uang kami".

Tulisan lainnya "Polisi harus netral jangan biarkan siapapun mengintervensi kasus pelaporan penipuan oleh Dewi Jayu Permata.

Keluarkan surat perintah penahanan untuk Dewi Jayu Permata selama uang kami belum dikembalikan. Sudah banyak korban diulah die jangan sampai ade korban lagi lagi".

Sejumlah IRT sempat ditemui Bangka Pos di Mapolres Bangka. Mereka mengaku menderita kerugian yang berbeda-beda.

Ada yang menderita kerugian sembilan juta rupiah, ada juga yang menderita ,hingga seratus juta rupiah. Jumlah korban mencapai puluhan orang.

Yang jelas kasus ini sudah dilaporkan oleh satu di antara korban, atas nama Pelapor Desi.

Namun korban lainnya merasa gerah karena pelaku, DJP alias DW masih berkeliaran bahkan tetap aktif bekerja sebagai honorer di Kantor Dukcapil Pemkab Bangka.

Karena itu pula IRT, korban arisan bodong ini datang ke Polres Bangka menyampaikan tuntutan pada polisi.

Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono diwakili Kasat Reskrim AKP Ricky DP sempat dikonfirmasi Bangka Pos, Rabu (15/1/2020).

Menurut Kasat, para IRT itu bukan demo, melainkan datang untuk mempertanyakan kasus yang sudah dilaporkan ke polisi.

"Ngak demo pak...hanya menanyakan perkembangan kasus yang dilaporkan Saudari Desi (pelapor)," tegas Kasat.(bangkapos.com/ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved