Mengungkap Sosok Benny Tjokrosaputro yang Terseret Kasus Jiwasraya, Seorang Miliarder

Majalah bisnis itu menaksir kekayaan pria yang lahir pada 15 Mei 1969 di Surakarta ini mencapai 670 juta dollar AS.

KONTAN/ REVI SIMANJUNTAK
Konglomerat Benny Tjokro Tersangka Korupsi Jiwasraya, padahal Hartanya 670 Juta Dolar Amerika. 

BANGKAPOS.COM -- Nama Benny Tjokrosaputro mencuat kembali setelah ia ditetapkan sebagai tersangka korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Siapa sebenarnya Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro yang dikenal licin bak belut.

Benny Tjokro ternyata pernah lolos dari kasus market manipulasi tahun 1997.

Tapi kini Benny Tjokro harus merasakan dinginnya sel setelah ditetapkan sebagai tersangka korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) sejak Selasa (14/1/2020).

Analis dan pengamat pasar modal Satrio Utomo mengungkapkan, dalam kasus penipuan market terbesar yang pernah terjadi di Indonesia pada 1997 itu, Benny Tjokro hanya dihukum denda.

Analis dan pengamat pasar modal Satrio Utomo mengungkapkan, saat itu kasus tersebut ditangani oleh Badan Pengawas Pasar Modal (Bappepam). Adapun saat ini tugas pengawas pasar modal ada di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kalau Benny Tjokro bisa lolos dari tahun 1997, berarti ada yang salah dengan Bappepam atau OJK-nya," kata kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Pada 1997, Benny Tjokro menjabat Direktur Utama PT Hanson Internasional terlibat kasus transaksi fiktif pada saham PT Bank Pikko.

Benny melakukan transaksi dengan menggunakan 13 nama lain Saat itu, Bappepam hanya memberi sanksi pengembalian dana keuntungan dari transaksi PT Bank Pikko Rp 1 miliar kepada Negara.

"Kalau mau cari manipulasi pasar Indonesia, bisa nemu kasus Benny Tjokro tahun 1997, setelah itu tidak ada lagi kasus market manipulasi. Itupun Benny Tjokro cuma dihukum denda," jelasnya.

Menurut Satrio lemahnya aturan dari regulator membuat kasus market manipulasi semakin menggeliat.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved