Berita Bangka Selatan

Segini Besaran Proyeksi Penerimaan APBD 2020 Di Kabupaten Bangka Selatan

Riswady menyatakan proyeksi anggaran pada 2020 akan digunakan sebagai anggaran belanja baik itu belanja secara langsung ataupun belanja tidak langsung

Segini Besaran Proyeksi Penerimaan APBD 2020 Di Kabupaten Bangka Selatan
Bangka Pos/Jhoni Kurniawan
Pelaksana Tugas Badan Keuangan Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Riswady. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pada tahun 2020, Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan memproyeksikan penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 918.325.967.807,-

Pelaksana Tugas Badan Keuangan Daerah Bangka Selatan, Riswady ketika ditemui di ruang kerjanya menyatakan penerimaan APBD 2020 nantinya digunakan untuk mendanai keperluan atau pengeluaran belanja yang menjadi urusan pemerintah daerah sebagaimana yang telah ditetapkan oleh UU.

Sementara itu Riswady menyatakan proyeksi anggaran pada 2020 akan digunakan sebagai anggaran belanja baik itu belanja secara langsung ataupun belanja tidak langsung.

Adapun proyeksi belanja disebutkan oleh Riswady yakni sebesar Rp 997.723.208.945,- yang secara rinci Rp 448.977.298.380,- digunakan untuk belanja tidak langsung dan Rp 548.745.910.565,- digunakan sebagai belanja secara langsung yaitu untuk belanja modal.

"Selain ada proyeksi penerimaan dan anggaran belanja langsung dan tidak langsung, kami juga punya belanja modal yang nilainya sebesar Rp 243.364.088.806,-," ujar Riswady.

Ketika dikonfirmasi terkait pembayaran gaji ASN ataupun Honorer, Riswady menyebutkan untuk belanja pegawai atau untuk pembayaran gaji ASN, Pejabat Negara dan Pejabat Daerah pada 2020 yakni sebesar Rp 298.494.845.656 yang diambil dari dana tidak langsung.

Sedangkan untuk belanja pegawai atau untuk pembayaran pegawai honorer, biayanya diambil dari dana langsung yang totalnya sebesar Rp 90.073.119.000,-.

Untuk besaran APBD 2019 dan APBD 2020, Riswady menyebutkan besaran nilainya tidak begitu jauh berbeda nominalnya.

Hanya saja pada tahun 2019 ada dana bantuan dari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung sebesar 8 Miliar sedangkan untuk tahun 2020 belum diketahui apakah ada atau tidaknya.

"Iya tahun lalu kita menerima bantuan dari Gubernur Babel sebesar 8 M, tetapi kalau untuk tahun ini saya belum mengetahui apakah ada atau tidaknya," ujar Riswady. (Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved