Berita Kriminalitas

Barang Bukti Ribuan Butir Pil Ektasi Jadi Alasan Sindikat Narkoba Dituntut Seumur Hidup

Kepemilikan ribuan butir pil ektasi menjadi alasan hukumans eumur hidup. Terlebih pelaku penyelundupan melakukan aksinya secara terorganisir

Barang Bukti Ribuan Butir Pil Ektasi Jadi Alasan Sindikat Narkoba Dituntut Seumur Hidup
Istimewa
Ilustrasi - Pengungkapan narkoba ekstasi dan sabu di Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepemilikan ribuan butir pil ektasi menjadi salah satu alasan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangka Barat, M Arif menuntut ketiga terdakwa, Hengki Dunan Siagian, Andi Agus dan Alvin Mubarok dengan pidana seumur hidup.

Terlebih upaya penyelundupan narkoba yang dilakukan ketiganya terorganisir.

Bahkan ada upaya mengelabuhi petugas dengan cara narkoba senilai miliyaran rupiah tersebut dibawa menggunakan dua mobil.

Mobil pertama digunakan para pelaku untuk memantau situasi sepanjang perjalanan menuju pelabuhan Tanjungkalian Muntok, Bangka Barat.

Selain itu, ketiganya juga telah berulang kali memasok narkoba ke pulau Bangka melalui pelabuhan Tanjungkalian Muntok.

"Pertimbangannya karena selain enam kilogram sabu ketiganya juga terbukti memasok pil ektasi yang jumlahnya hampir 5000 butir. Mereka juga sengaja menggunakan dua mobil. Mobil pertama istilahnya patwal yang berjalan duluan. Mereka juga telah tiga kali memasok narkoba ke pulau Bangka," kata M Arif di PN Muntok, Kamis (16/1/2020).

Tiga sindikat pengedar narkoba antar provinsi, Hengki Dunan Siagian, Andi Agus dan Alvin Mubarok, saat menjalani sidang beberapa waktu lalu
Tiga sindikat pengedar narkoba antar provinsi, Hengki Dunan Siagian, Andi Agus dan Alvin Mubarok, saat menjalani sidang beberapa waktu lalu (bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sebelumnya tiga sindikat pengedar narkoba antar provinsi, Hengki Dunan Siagian, Andi Agus dan Alvin Mubarok dituntut seumur hidup.

Tuntutan seumur hidup dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangka Barat M Arif, dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Muntok, di jalan H.O.S Cokroaminoto, Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat 7 Januari 2020 lalu.

Menurut M Arif, sidang lanjutan ketiganya beragendakan pembelaan (pledoi) dijadwalkan 21 Januari 2020 mendatang.

" Ketiga terdakwa Hengki, Andi dan Alvin ditutut dengan pidana penjara seumur hidup. Tanggal 21 Januari mendatang masuk ke agenda pembelaan," kata M Arif, di Pengadilan Negeri Muntok, Kamis (16/1/2020)

Halaman
12
Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved