Berita Pangkalpinang

Humas Polda Babel Ngopi Bareng Dengan Pengurus PWI, IJTI dan AJI

yang ada di Bangka Belitung antara lain Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indoensia (IJTI) dan Aliansi Jurnalis Independen

Humas Polda Babel Ngopi Bareng Dengan Pengurus PWI, IJTI dan AJI
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Kabid Humas AKBP Maladi bersama Ketua organisasi wartawan di Bangka Belitung PWI, IJTI dan AJI saar acara ngopi bareng d Puri 56 Pangkalpinang Kamis (16/1/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bidang Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung menggelar Ngopi Bareng dengan pengurus organisasi wartawan Kamis (16/1/2020) di Puri 56 Pangkalpinang, Kamis (16/1/2020).

Tiga organisasi sesuai konstituente Dewan Pers tersebut yang ada di Bangka Belitung antara lain Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indoensia (IJTI) dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kabid Humas AKBP Maladi, Ketua PWI Babel Fathurrahman, Ketua IJTI Babel Joko Setiawanto dan kepala Biro AJI Babel Barliyanto.

"Perlu adanya persamaan persepsi antara wartawan dengan polri terkait pemberitaan karena keduanya merupakan mitra yang saling membutuhkan," kata AKBP Maladi.

Sementara Fathurrakhman yang akrab dipanggil Boy mengatakan dalam menjalankan tugas tugas liputan di kepolisian masih ditemui sejumlah permasalahan atau gesekan antara wartawan dengan anggota Polri atau pejabat Polri.

Hal ini diharapkan kedepannya tidak lagi terjadi dengan dipereratnya silahturahmi. Apalagi lagi saling menghargai profesi yang dijalani.

"Misalnya intimidasi terhadap wartawan atau membuat berita menyudutkan Polri tanpa konfirmasi jangan lagi tejadi harus saling menghargai dan ada komunikasi untuk itu," kata Fathurrakhman

Joko Setyawanto mengatakan saat ini jumlah wartawan di Bangka Belitung cukup banyak.

Namun perlu dicermati bahwa dalam keseharian memang ada wartawan atau jurnalis yang memang bekerja mencari berita sebagai produk jurnalis mereka.

Namun juga ada yang menjadi wartawan demi hal lain. Tidak dapat dipungkiri ini memang terjadi sehingga lembaga, intansi atau narasumber harus benar benar menetapkan dan tahu siapa siapa sebenarnya wartawan pencari berita bukan yang lain.

Halaman
12
Penulis: deddy_marjaya
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved