Pemprov DKI Beli Toa Rp 4 Miliar untuk Peringatan Banjir

Rencana Pemprov DKI membeli enam set pengeras suara (toa) senilai Rp 4 miliar dikritik

Pemprov DKI Beli Toa Rp 4 Miliar untuk Peringatan Banjir
Tribunnews/Alex Suban
Sejumlah kendaraan mencoba menerobos banjir yang menggenangi Jalan Jatinegara Barat dan sekitarnya, di Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020). Curah hujan yang tinggi ditambah dengan luapan air Sungai Ciliwung dan tingginya muka air laut membuat beberapa kawasan di Jakarta terendam banjir. 

BANGKAPOS.COM -  Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengkritik rencana Pemprov DKI membeli enam set pengeras suara (toa) senilai Rp 4 miliar untuk memperkuat sistem peringatan dini bencana.

Menurutnya, sebagai ibu kota negara yang memiliki anggaran lebih dari Rp 87 Triliun, seharusnya Jakarta memiliki sistem peringatan dini bencana yang lebih canggih. 

"Enggak elok saja di ibu kota negara alarm banjir menggunakan toa, itu rasanya agak aneh ya," ucapnya, Kamis (16/1/2020).

Cara ini pun dinilai Gembong tidak efekif. Bahkan, politisi senior ini menyebut, Pemprov DKI lebih baik membeli kentungan dibandingkan menggelontorkan uang miliaran rupiah untuk membeli pengeras suara.

"Kalau saya sih malah justru jangsn pakai toa, tapi pakai kentungan saja sekalian," ujarnya berkelakar.

"Kalau toa Rp 4 miliar, kalau kentungan kan cuma Rp 100 ribu," tambahnya menjelaskan.

Dengan kemajuan teknologi yang kian pesat, Gembong menyebut, seharusnya Pemprov DKI bisa memanfaatkan teknologi yang ada.

Hal ini pun dinilainya lebih efektif dibandingkan menggunakan pengeras suara sebagai sarana peringatan dini bencana kepada masyarakat.

"Yang paling efektif itu memanfaatkan teknologi. Memaksimalkan teknologi yang ada, bukan mengembalikan ke zaman batu," kata Gembong saat dikonfirmasi.

Seperti diketahui, BPBD berencana membeli enam set perangkat pengeras suara canggih untuk memperkuat sistem peringatan dini.

Halaman
12
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved