Berita Pangkalpinang

Pengusaha Warung Ini Tak Masalah Bila Gas Elpiji 3 Kg Tak Disubsidi Lagi

Menurut Ashanty, jika subsidi gas Elpiji 3 kg dicabut dan kembali ke harga pasar, ia tetap membeli gas 3 Kg tersebut

Pengusaha Warung Ini Tak Masalah Bila Gas Elpiji 3 Kg Tak Disubsidi Lagi
Bangkapos.com/Widodo
Warung Ijo di Jalan Kh abdul Hamid Rawa Bangun Kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ashanty selaku pengelola Warung Ijo atau yang sering disebut Warjo mengaku tidak keberataan dengan dicabutnya Subsidi gas 3 Kg.

Menurut Ashanty, jika subsidi gas Elpiji 3 kg dicabut dan kembali ke harga pasar, ia tetap membeli gas 3 Kg tersebut.

"Ya kalau subsidinya dicabut dan harganya kembali ke harga pasar tidak apa-apa, itu kan kebijakan," jelas Ashanty kepada Bangkapos.com, Kamis (16/01/2020).

"Harga naik pun kami tetap beli karena sudah menjadi kebutuhan," tambahnya.

Ia menyebutkan pemakaian gas Elpiji 3 Kg dalam satu hari.

"5 sampai 6 tabung gas yang kami pakai tiap harinya, karyawan yang beli keliling sekitar sini juga kalau ada," ucap Ashanty.

Harga satu buah gas Elpiji 3 Kg kisaran dari Rp 18.000 sampai dengan Rp 23.000.

"Di sini juga tidak nentu harganya, ada yang Rp 18.000, ada yang Rp 23.000 tergantung dari toko masing-masing," kata Ashanty.

Wanita kelahiran Toboali 23 tahun silam itu juga mengatakan jika gas Elpiji 3 Kg harganya dinaikan tidak dipermasalahkan.

Selain itu, jika mendapatkan gas Elpiji 3 sangat sulit maka mereka akan mengunakan gas elpiji yang 12 Kg.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya bahwa pemerintah akan mencabut subsidi elpji 3 Kg sehngga akan mengikuti harga pasar.

Subsidi per tabung yang diberikan pemerintah selama ini akan diganti dengan subsidi penerima. (Bangkapos.com/ Widodo)

Penulis: Suhardi Wiranata
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved