Berita Pangkalpinang

Subsidi Dihapus, Gas 3 Kg Bakal Naik, Sekarang Saja Berat, Apalagi Dinaikkan

skema subsidi tertutup itu hanya cocok untuk kebutuhan rumah tangga. Sedangkan untuk pedagang kecil, rencana itu akan sangat memberatkan

Subsidi Dihapus, Gas 3 Kg Bakal Naik, Sekarang Saja Berat, Apalagi Dinaikkan
Bangkapos.com/Suhardi Wiranata
Tabung Gas Elpiji 3 Kg 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Meskipun belum ditetapkan secara final, pemerintah berencana merubah skema subsidi gas tabung 3 kilogram secara tertutup.

Pemerintah melalui Kementerian ESDM, akan mengubah skema subsidi gas LPG 3 kg mulai pertengahan 2020.

Nantinya, harga gas tabung melon akan disesuaikan dengan harga pasar seperti gas LPG 12 kg.

Pemerintah beralasan, penyaluran subsidi elpiji 3 kg dengan sistem tertutup akan menghemat anggaran subsidi elpiji antara 10-15 persen.

Selain itu, masyarakat yang layak mendapatkan subsidi adalah yang penggunaan maksimalnya 3-4 tabung gas melon dalam sebulan.

Meskipun belum ditetapkan secara final, skema perubahan yang dilakukan oleh pemerintah ini, menuai beragam komentar dari kalangan masyarakat umum.

Berikut hasil penelusuran oleh bangkapos.com di lapangan, Kamis (16/01/20).

Fauzan Nurul Abidin (19) asal Seragen Jawa tengah, berjualan cilok di Kawasan Alun-Alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang, sejak 2018 lalu, mengaku belum mengetahui agenda pemerintah untuk perubahan skema subsidi LPG tersebut.

Dia beranggapan, skema subsidi tertutup itu hanya cocok untuk kebutuhan rumah tangga. Sedangkan untuk pedagang kecil, rencana itu akan sangat memberatkan.

"Kami belum tahu infonya, hanya saja kami tidak tahulah harus berbuat apa. kami kan pedagang kecil. Harga Rp 25 ribu aja banyak mengeluh, apalagi sampai naik Rp 35 ribu,"ujar Fauzan.

Halaman
12
Penulis: Suhardi Wiranata
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved