Kriminal

Wakil Bupati OKU Ditahan Terkait Dugaan Mark Up Dana Lahan Kuburan, Ini Perjalanan Kasusnya

Johan Anuar, terjerat kasus mark up pembelian lahan kuburan di Baturaja.

Wakil Bupati OKU Ditahan Terkait Dugaan Mark Up Dana Lahan Kuburan, Ini Perjalanan Kasusnya
DHONI SETIAWAN/KOMPAS IMAGES Ilustrasi
Ilustrasi 

Diduga Mark Up Dana Lahan Kuburan, Wakil Bupati OKU Ditahan

BANGKAPOS.COM -- Wakil Bupati Ogan Komering Ulu, Johan Anuar, resmi ditahan setelah menjalani pemeriksaan 13 jam di Polda Sumatra Selatan (Sumsel), Selasa (14/1/2020).

Johan Anuar, terjerat kasus mark up pembelian lahan kuburan di Baturaja.

Penyidik Polda Sumsel angkat bicara tentang penanahan Johan tersebut, menurut mereka penahanan Wakil Bupati OKU, tersebut telah sesuai prosedur yang berlaku.

Hal tersebut diungkapkan, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, pihaknya mempersilakan tersangka maupun kuasa hukumnya untuk melaporkan penyidik Polda Sumsel ke Mabes Polri, baik itu ke Bareskrim, maupun Propam, apabila menganggap tidak sesuai prosedur.

Dijelaskannya penahanan terhadap Johan, telah berdasarkan keprofesionalan penyidik setelah melihat alat bukti cukup untuk dilakukan penahanan.

"Tersangka dikenakan pasal berlapis yakni pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 UU Nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana pemberantasan korupsi. Selain itu juga penyidik mengenakan TPPU yakni pasal 10 UU nomor 8 tahun 2010 terhadap tersangka," ujar Supriadi, Rabu (15/1/2020).

Menurutnya, penahanan terhadap Johan Anuar, memang merupakan kewenangan penyidik.

Sebelum dilakukan penahanan, terlebih dahulu dianalisa dan pengecekan kesehatan terhadap tersangka.

Karena pemeriksaan kesehatan  menjadi standar penyidik untuk melakukan penahanan terhadap tersangka.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Noordin
Editor: ediyusmanto
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved