Breaking News:

Imlek 2020

Asal Muasal Barongsai, Identik Memeriahkan Suasana Imlek dan Dipercaya Membawa Keberuntungan

Barongsai identik memeriahkan suasana di antaranya saat perayaan Imlek, Ketua Yayasan Kwan Tie Miau menjelaskan asal mula barongsai

Dokumen Bangka Pos
Sejumlah peserta kelas Long Distance saat bersiap di garis start dalam event Triathlon Sungailiat 2017 di Pantai Tanjung Pesona Sungailiat, Sabtu (22/4/2017) pagi. 

BANGKAPOS.COM. BANGKA -- Barongsai merupakan kesenian dan kebudayaan tradisional masyarakat Tionghoa.

Barongsai identik memeriahkan suasana di antaranya saat perayaan Imlek.

Ketua Yayasan Kwan Tie Miau, Hendri Kurniawan menjelaskan asal mula barongsai ini.

Pada zaman dahulu waktu musim dingin, tepatnya pada saat perubahan musim dari musim dingin ke musim semi banyak binatang buas yang kelaparan dan keluar dari habitanya sampai ke rumah penduduk.

Pada saat itu masyarakat ketakunan dan segera membunyikan bunyian dengan mementong sekencang-kencangnya hingga akhirnya binatang buas tersebut takut dan kabur.

Dengan adanya gerakan dan pentongan tersebut berlanjut dan berkembang serta menjadikan satu irama dan gerakan sehingga terbentuk barongsai.

Barongsai terbagi menjadi dua jenis yaitu Khi lin dan Phi Shu.

Penampilan boneka berbentuk singa dengan tubuh bersisik layaknya naga menjadi keunikan tersendiri.

Selain itu, keberadaan barongsai ini pada saat imlek dipercaya untuk mengusir binatang buas dan arwah-arwah jahat, serta sebuah pertunjukan yang dapat membawa keberuntungan.

Makna Kue Keranjang

Halaman
123
Penulis: Sela Agustika
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved