Berita Pangkalpinang

Pedagang Resah Subsidi Elpiji 3 Kg Akan Dicabut, Segini Harganya Nanti

Fauzan, pedagang Cilok di ATM, mengaku keberatan karena modalnya berjualan semakin bertambah, sedangkan untungnya tak seberapa.

Pedagang Resah Subsidi Elpiji 3 Kg Akan Dicabut, Segini Harganya Nanti
Bangkapos.com/Suhardi Wiranata
Tabung Gas Elpiji 3 Kg 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Wacana pemerintah menghapus subsidi elpiji 3 Kg ditanggapi beragam oleh masyarakat, lantaran harganya akan melonjak menjadi Rp 35 ribu per tabung.

Fauzan (19), pedagang cilok di Alun-Alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang mengaku resah.

Pasalnya, dia mengaku keberatan karena modalnya berjualan semakin bertambah, sedangkan untungnya tak seberapa.

"Kami tidak tahu harus berbuat apa. Kami kan pedagang kecil, harga gas melon (elpiji) Rp 25 ribu saja kami mengeluh, apalagi sampai naik jadi Rp 35 ribu," ujar Fauzan, Kamis (16/1/2020).

Serupa diungkapkan Dedi Surahman (40), penjual ayam goreng di Jalan KH Abullah Addari (Pelipur) Pangkalpinang.

Dalam sebulan, Dedi menghabiskan 10 sampai 13 tabung dengan harga Rp 17 ribu per tabung.

"Harga Rp 17 ribu saja berat, apalagi sampai naik Rp 35 ribu. Jangan sampailah," kata Dedi.

Adapun masyarakat yang menggunakan gas untuk kebutuhan rumah tangga, juga merasa keberatan dengan skema subsidi gas diubah secara tertutup.

Sedangkan Mega Sari (31), seorang ibu rumah tangga warga Airbara, Bangka Selatan juga mengaku berat karena sebulan dia membutuhkan empat tabung elpiji 3 Kg.

Dia merasa kebingungan, karena biaya kebutuhan hidup yang tinggi ditambahkan lagi kenaikan gas melon.

Halaman
1234
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved