Berita Sungailiat

Pekerja Tambang Laut Semakin Marak di Sungailiat, Satpol PP Imbau Pendatang Lapor Kepala Dusun

Pekerja tambang timah laut inkonvensional (TI) jenis ponton isap pertambangan (PIP) maupun TI apung dan TI rajuk semakin marak

Pekerja Tambang Laut Semakin Marak di Sungailiat, Satpol PP Imbau Pendatang Lapor Kepala Dusun
Dok/Satpol PP Bangka
Tim Satpol PP Bangka mengawasi pekerja tambang dan menyampaikan imbauan Kamtibmas di Pantai Rebo Sungailiat. 

Pekerja Tambang Laut Semakin Marak di Sungailiat, Satpol PP Imbau Pendatang Lapor Kepala Dusun

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pekerja tambang timah laut inkonvensional (TI) jenis ponton isap pertambangan (PIP) maupun TI apung dan TI rajuk semakin marak di sekitar kawasan Pantai Rebo hingga Tanjungratu Sungailiat Bangka.

Keberadaan para pekerja ini sebagian berasal dari luar daerah dan diharapkan tidak menimbulkan masalah.

Oleh karenanya Tim Pol PP Kabupaten Bangka dikerahkan untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan.

"Sehingga kita lakukan pengawasan terhadap aktifitas tambang PIP yang ada. Kita harapkan agar para pekerja bisa menjaga situasi kondusif, tidak membuat ulah atau hal-hal yang
dapat meresahkan," jelas  Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Paraja (Satpol PP) Kabupaten Bangka diwakili Kabid Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Satpol PP Kabupaten Bangka, Achmad Suherman kepada Bangka Pos, Jumat (17/1/2020) di Sungailat.

Beberapa hal yang perlu dihindari kata Suherman, agar para pekerja yang beraktivitas di sekitar kawasan perairan atau pantai ini tidak melakukan tindak pidana atau hal-hal yang menjurus ke arah itu.

"Misalnya tidak minum minuman keras, tidak mengkonsumsi Narkoba dan juga tidak membawa senjata tajam. Budaya 'pisau di pinggang' jangan dibawa-bawa di Bangka," imbaunya.

TI apung dan rajuk di Pantai Rebo
TI apung dan rajuk di Pantai Rebo (Dok/Satpol PP Bangka)

Para pekerja, khususnya pendatang dari luar Bangka agar menghormati budaya di daerah ini. Karena pada dasarnya Masyarakat Bangka terhitung bersahabat, rukun dan damai.

"Sejak dulu Bangka aman dan masyarakatnya mudah menerima masyarakat pendatang. Makanya pekerja khususnya pendatang, harus menghormatinya," kata Suherman.

Terkait hal itu Tim Satpol PP Bangka dikerahkan ke lokasi pemukiman (camp) penambangan sekitar Pantai Rebo hingga Tanjungratu Sungailiat untuk menyampaikan imbauan agar kamtibmas tetap terjaga.

"Intinya kita minta warga pendatang harus lapor RT atau Pak Kadus," tegas Suherman.           (Bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved