Berita Sungailiat

Puluhan Nelayan Datangi Polres Bangka, Kapolres Sebut Bukan Demo Hanya Beraudensi

Baru-baru ini sejumlah nelayan gabungan telah berhasil mengusir aktivitas kapal isap pertambangan timah (KIP) di Perairan Matras

Puluhan Nelayan Datangi Polres Bangka, Kapolres Sebut Bukan Demo Hanya Beraudensi
Ist/Polres Bangka
Puluhan nelayan gabungan saat berada di Halaman Mapolres Bangka di Sungailiat, Jumat (17/1/2020). 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Baru-baru ini sejumlah nelayan gabungan telah berhasil mengusir aktivitas kapal isap pertambangan timah (KIP) di Perairan Matras Sungailiat Bangka.

Namun imbas pro-kontra kelompok masyarakat terhadap kapal isap tersebut, belum juga reda. Perkelahian antar oknum massa pro-kontra yang terjadi beberapa pekan silam berujung ke kantor polisi.

Buntutnya, puluhan nelayan gabungan datang ke Polres Bangka, Jumat (17/1/2020) petang.

Kapolres Bangka AKBP Aris Sulistyono baru memberikan klarifikasi, Jumat (17/1/2020) malam, terkait kedatangan puluhan nelayan asal Airantu dan Matras Sungailiat Bangka di Mapolres Bangka.

Namun Kapolres membantah jika ada yang menyebutkan sejumlah nelayan tersebut datang untuk menggelar aksi demo.

"Bukan demo, tapi mereka (nelayan) memang datang bersama-sama untuk minta audensi penjelasan masalah dugaan persoalan pengeroyokan (perkelahian antara oknum pro-kontra KIP pekan lalu -red)," kata Aris kepada Bangkapos.com sambil mengatakan kondisi di Mapolres Bangka saat itu kondusif.

Sementara itu aktifitas KIP beberapa pekan lalu di Perairan Matras Sungailiat membuat masyarakat Matras, Sinarjaya Jelutung Sungailiat dan sekitarnya 'terkotak' menjadi dua kubu.

Sebagian mereka menolak (kontra) aktifitas KIP di perairan ini, namun sebagian lagi setuju (pro).

Ironinya beda pendapat itu membuat gesekan beberapa orang di antaranya hingga berujung ke ranah kepolisian. Beberapa orang oknum kontra KIP diduga menjadi pelaku pengeroyokan diamankan oleh pihak kepolisian seiring adanya laporan korban.

Untuk itu nelayan gabungan pihak kontra KIP, petang tadi, Jumat (17/1/2020) datang ke Polres Bangka di Sungailiat untuk mempertanyakan kasus yang menimpa rekan mereka, sesama nelayan kontra.

Puluhan nelayan gabungan dari Airantu Riasuilip dan Matras datang menggunakan truk dan beberapa jenis kendaraan lain ke Mapolres Bangka.

Mereka memenuhi jalan hingga sekitar halaman depan Mapolres Bangka. Belasan orang di antara Mereka kemudian diterima oleh Wakapolrer Bangka Kompol S Sophian untuk audiensi menyampaikan aspirasi.

"Sudah kita jelaskan, kondusifitas. Telah dilakukan audensi dan sudah kita layani sesuai SOP dan mereka menerima dengan baik. Bahkan kita jamu (nelayan itu) minum dan di ruangan ber-AC Polres Bangka. Kita melayani mereka dengan tulus iklas," kata  Aris.

Menurutnya para  nelayan yang datang kemudian pulang ke rumah masing-masing dalam kondisi aman terkendali. (Bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved