Berita Pangkalpinang

Tiga Anggota Polres Pangkalpinang Jalani Sidang Disiplin, Satu Di Antaranya Diduga Gunakan Narkoba.

Kata Erlichson, personel kepolisian harus saling memberikan contoh terhadap anggotanya. Bahwa hal yang dilarang, tidak seharusnya dilakukan.

Tiga Anggota Polres Pangkalpinang Jalani Sidang Disiplin, Satu Di Antaranya Diduga Gunakan Narkoba.
Bangkapos.com/Yuranda
Wakapolres Pangkalpiang, Kompol Erlichson Pasaribu, didampingi Kasi Propam Pangkalpinang, IPDA R.T.A Sianturi, Jumat (17/1/2020) di halaman Polres Pangkalpinang seusai apel dan memberikan penghargaan kepada anggota Sat Reskrim. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tiga anggota Kepolisian Resor (Polres) Pangkalpinang menjalani sidang disiplin. Mereka disidang atas dugaan telah menggunakan narkoba dan tidak profesional dalam bekerja.

Satu di antara tiga anggota tersebut diduga menggunakan narkoba, sedangkan dua anggota melanggar dan tidak profesional melakukan tugas sebagai anggota Polri.

Wakil Kepala Polres Pangkalpiang Kompol Erlichson Pasaribu mengatakan, ada beberapa anggota yang sudah dilakukan sidang disiplin, seperti di test urien positif, dan tidak profesional melakukan tugas,. Sidang disiplin ini telah dilakukan.

"Yang positif menggunakan narkoba dengan test urien yang positif satu orang, yang lain masih kami amati. Karena kasus seperti ini harus kami lakukan mendadak, jadi pada saat ada kegiatan kumpul laksanakan test urien tersebut, "ujar Wakapolres Pangkalpinang Kompol Erlichson Pasaribu, Jumat (17/1/2020) di halaman Polres Pangkalpinang, setelah memberikan penghargaan dan mengelar apel bulanan.

Kata Erlichson, terkait hal ini personel kepolisian harus saling memberikan contoh terhadap anggotanya. Bahwa hal yang dilarang, tidak seharusnya dilakukan.

Kalau anggota tidak boleh menggunakan narkoba, pimpinan juga tidak menggunakan narkoba.

"Jadi kalau ada test urien jadi yang pertama kali di test itu adalah pimpinan. Untuk ketiga anggota tersebut dua orang bintara satu orang perwira," kata dia.

Lebih lanjut, personel yang menjalani sidang disiplin ini ada tiga orang.  Satu positif narkoba, dua tidak profesional dalam melaksanakan tugas.

Terkait dengan kasus tersebut, para anggota diberikan hukuman ringan, dan tidak dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) karena  mereka hanya melanggar displin saja.

"Kalau sudah diPTDH itu, mereka melanggar kode etik dan profesi, kalau disiplin ini hanya ringan,"ucapnya. (Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved