Berita Pangkalpinang

ACT dan MRI Salurkan Beras Untuk Santri di Dua Pensantren di Wilayah Bangka

Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian ACT dan MRI kepada para santri di Pondok Pesantren yang masih terbilang kekurangan dalam hal pangan

ACT dan MRI Salurkan Beras Untuk Santri di Dua Pensantren di Wilayah Bangka
IST/ACT
Penyerahan beras di pondok Pesantren Ibnu Sabil Desa Cambai, Kabupaten Bangka Tengah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersinergi dengan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Bangka Belitung menyalurkan bantuan berupa Beras Wakaf dari Program BERISI (Beras Untuk Santri Indonesia) kepada para santri di dua Pondok Pesantren.

Tim Marcom (Marketing Communication) Cherry Octorian menyampaikan bahwa Program BERISI ini merupakan tahap ketiga sejak Program ini di luncurkan pada Hari Santri Nasional 2019 yang lalu.

Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian ACT dan MRI kepada para santri di Pondok Pesantren yang masih terbilang kekurangan dalam hal pangan dan lain-lain.

"Alhamdulillah ini kali ketiga ACT dan MRI menyalurkan Beras Wakaf dari Program BERISI (Beras Untuk Santri Indonesia ) di Pondok Pesantren yang ada di Bangka Belitung, Khususnya Wilayah Pulau Bangka," ungkap Cherry kepada bangkapos.com, Sabtu (18/1/2020).

"Penyaluran kali ini, ACT dan MRI Bangka Belitung berkesempatan untuk berbagi kebahagiaan di Pondok Pesantren Ibnu Sabil Desa Cambai, Kabupaten Bangka Tengah dan Pondok Tahfidz Darussalam Desa Permis, Kabupaten Bangka Selatan," lanjutnya

Sebanyak 1 ton beras pun disalurkan untuk santri-santri di Pondok Pesantren tersebut yang diharapkan bisa membantu dalam menutupi kekurangan pangan di pesantren sesuai dengan kebutuhannya.

Sementara itu, pihak Pondok Pesantren merasa sangat senang dengan bantuan yang disalurkan oleh ACT-MRI Bangka Belitung kepada mereka, dengan harapan bisa menjadi penyemangat untuk para santri dalam mengemban ilmu di pondok pesantren.

Ustaz Sumarli bahkan menuturkan bahwa sebelum datangnya ACT menyalurkan Beras Wakaf ini kepada Pondok Tahfidz Darussalam, kondisi keuangan mereka sangat sedikit.

“Kebetulan kondisi keuangan kami sangat menipis, Namun dengan Izin Allah, Berkah pun turun ke Pondok Pesantren kami, Allah datangkan ACT-MRI Bangka Belitung untuk menyalurkan Beras Wakaf dari para dermawan. Kami sangat Bersyukur dan bahagia sekali dengan adanya Beras Wakaf dari program BERISI ini karena sangat membantu kebutuhan Pangan kami," ungkar Ustaz Sumarli.

Hal senada juga diungkapkan pihak Pondok Pesantren Ibnu Sabil Desa Cambai, Ustaz Haris menuturkan bahwa kondisi mereka saat ini sangat serba kekurangan.

“ Awal tahun ini kami berfikir bagaimana caranya untuk memenuhi kebutuhan pangan santri-santri kami. Sebagian besar dari mereka tidak di bebankan biaya apapun untuk belajar disini, mengingat memang mereka berasal dari keluarga Pra-Sejahtera bahkan ada yang yatim piatu. Dengan izin Allah kami mendapatkan Informasi bahwa Aksi Cepat Tanggap akan menyalurkan Beras Wakaf ke pondok kami, kami sangat bersyukur dan senang sekali.” ungkapnya.

Program BERISI ini didukung oleh para dermawan yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk mereka yang membutuhkan.

ACT Bangka Belitung berharap, semoga masyarakat Bangka Belitung banyak yang ikut berpartisipasi. Dengan begitu, akan lebih banyak lagi penerima manfaat yang terbantu dengan program tersebut.  (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved