WIKI BANGKA

PROFIL: Berawal dari Penasaran, 3 She's Ca Decopageart Tembus Pasar Nasional

Decoupage adalah teknik mengaplikasikan bahan kreasi seperti tissu bermotif, kain, dan kertas docoupage ke media seperti tas, kayu, anyaman, kain

PROFIL: Berawal dari Penasaran,  3 She's Ca Decopageart Tembus Pasar Nasional
Bangkapos/Andini
TRI Sisca Febriyanti, pemilik 3 She's Ca Decopageart 

Berawal dari Penasaran,  3 She's Ca Decopageart Tembus Pasar Nasional

BANGKAPOS.COM--TRI Sisca Febriyanti merupakan generasi penerus founder Tidar English Course Pangkalpinang, yang didirikan ayah mertuanya, Sujono Adi sejak tahun 1976.

Pada tahun 2008, Sisca dan suami semakin fokus untuk terjun langsung mengelola usaha bimbingan belajar bahasa inggris yang sangat terkenal di Pulau Bangka ini. 'Ditangan dingin' pasangan suami istri ini, muncul pula inovasi masih di bidang pendidikan dengan berdirinya Tidar Kids yang telah meluluskan ratusan siswa.

Hingga saat ini Tidar English Course Pangkalpinang dan Tidar Kids Pangkalpinang kian eksis. Di tengah kesibukannya yang cukup padat, Sisca tak berhenti untuk terus berinovasi. Sisca atau yang lebih dikenal dengan Yhie-Yhie kini merambah bidang seni kerajinan decoupage. Produk yang ia hasilkan ini diberi label  "3 She's Ca Decopageart".

Decoupage adalah teknik mengaplikasikan bahan kreasi seperti tissu bermotif, kain, dan kertas docoupage ke media seperti tas, kayu, anyaman, kain, keramik, dan banyak lagi, dengan cara menempelkannya menggunakan teknik khusus, sehingga dari media yang polos menjadi lebih cantik dan indah.

Produk 3 She's Ca Decopageart
Produk 3 She's Ca Decopageart (Bangkapos/Andini)

Yhie-yhie mengaku ketertarikannya di bidang kreasi ini berawal sejak dirinya melihat tas milik teman yang menggunakan motif dari tissu. Yhie-Yhie mulai penasaran seperti apa proses pembuatannya, Ia pun mencari-cari di internet terutama belajar di Youtube seperti apa cara pembuatannya.

Yhie-yhie menuturkan, gagal dalam proses pembuatan bukan menjadi masalah baginya, justru hal tersebut semakin membuatnya tertantang untuk terus mencoba mengaplikasikan sebuah tissu ke media seperti tas, kayu, piring, dan lainnya.

Kerajinan decoupage dilakoni Yhie-yhie sejak 2015 lalu. Yhie-yhie gigih belajar secara otodidak dan terus menginovasikan motif tissu sekreatif mungkin. Buah kegigihannya, tak heran saat ini penjualan produknya tak hanya untuk pasaran lokal saja, namun tembus hingga pasar nasional.

"Anyaman nya saya ambil dari Tasik, Bali, dan beberapa wilayah lainnya, saya juga sedang mencari pengrajin asli Bangka Belitung yang spesial bisa membuat anyaman seperti yang saya dapatkan dari luar, tapi sampai saat ini masih belum ketemu juga, yang saya tonjolkan itu bukan anyaman dan produknya itu, tapi saya lebih mengembangkan motif setiap produknya itu," ujarnya saat ditemui Bangkapos.com, Jumat (17/01/2020).

Kerajinan dari Produk 3 She's Ca Decopageart
Kerajinan dari Produk 3 She's Ca Decopageart (Bangkapos/Andini Dwi Hasanah)

Produk bermotifkan tissu yang dikembangkan Yhie-Yhie tidak hanya pada tas saja tapi sudah ke beberapa produk seperti, tempat tissu, tas, clutch pesta, telenan hias, piring hias, tas totebag, dompet kecil, kaleng, anyaman, dan banyak lagi lainnya.

Halaman
12
Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved