Berita Sungailiat

Satpol PP Bangka Bakar Limbah Medis Berbahaya Setelah Dua Bulan Ditemukan, Oknumnya Masih Misterius

Belum diketahui oknum yang telah membuang limbah medis ini sehingga akhirnya dimusnahkan hari ini, Senin (20/1/2020).

Satpol PP Bangka Bakar Limbah Medis Berbahaya Setelah Dua Bulan Ditemukan, Oknumnya Masih Misterius
istimewa
Tampak Tim Pol PP Bangka membakar sampah medis berbahaya di bekas tambang Matras Sungailiat Bangka, Senin (20/1/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sudah hampir dua bulan Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka mengamankan barang bukti berupa limbah medis berbahaya.

Namun belum diketahui oknum yang telah membuang limbah ini sehingga akhirnya dimusnahkan, Senin (20/1/2020).

"Pemusnahan barang bukti bekas pembuangan limbah medis, yang bersifat infeksius, kimia beracun, berbentuk padat, cair dan gas kita lakukan di kawasan yang jauh dari pemukiman. Pemusnahan dengan cara dibakar, kemudian ditanam," kata Kepala Kantor Satpol PP Bangka diwakili Kabid Penegakan Perundang-Undangan, Achmad Suherman kepada bangkapos.com, Senin (20/1/2020).

ampak Tim Pol PP Bangka membakar sampah medis berbahaya di bekas tambang Matras Sungailiat Bangka, Senin (20/1/2020).
ampak Tim Pol PP Bangka membakar sampah medis berbahaya di bekas tambang Matras Sungailiat Bangka, Senin (20/1/2020). (istimewa)

Suherman menyesalkan karena ada oknum medis yang telah membuang sampah medis yang dimaksud.

Padahal sampah medis di antaranya bekas alat injeksi atau jarum suntik tersebut bisa disalahgunakan oleh anak-anak, remaja atau pihak lainnya.

"Sudah hampir dua bulan limbah medis diamankan di Kantor Pol PP Bangka," katanya.

Suherman mengaku sudah menghubungi pihak Dias Kesehatan (Dinkes) Bangka dan pihak lainnya.

Tampak Tim Pol PP Bangka membakar sampah medis berbahaya di bekas tambang Matras Sungailiat Bangka, Senin (20/1/2020).
Tampak Tim Pol PP Bangka membakar sampah medis berbahaya di bekas tambang Matras Sungailiat Bangka, Senin (20/1/2020). (istimewa)

"Dikarenakan bahan ini berbahaya maka kita hubungi Dinas Kesehatan. Namun Dinkes tidak mempunyai alat untuk pemusnahan. Maka terpaksa kita musnahkan di lokasi yang jauh dari jangkauan orang di daerah bekas tambang di Matras, kita musnah dengan cara dibakar dan ditimbun," katanya.

Pada akhirnya Suherman mengimbau agar oknum medis tidak lagi melakukan perbuatan serupa membuang limbah medis pada sembarang tempat.

"Kita mengharapkan kepada klinik- klinik kesehatan agar tidak membuang limbah medis sembarangan dan tidak boleh dibuang di tong sampah atau bak sampah tapi harus dimusnahkan," imbaunya.

(bangkapos.com/Fery Laskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved