Oknum Karyawan Embat Tetesan Logam Timah

Tetesan Logam Timah Curian Dijual Rp100 Ribu per Kilo, Ini Kata Pelaku Soal Siapa Si Penadah

Namun mantan Kasat PJR polda Banten tersebut belum bisa memastikan identitas sang penadah karena masih didalami pihaknya.

Tetesan Logam Timah Curian Dijual Rp100 Ribu per Kilo, Ini Kata Pelaku Soal Siapa Si Penadah
Bangkapos.com / Anthoni Ramli
Dua oknum karyawan Unmet PT Timah Muntok, Ad (30) dan Fi (37) yang kepergok mengembat tetesan logam timah, Minggu (19/1/2020) kemarin saat sudah diamankan polisi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Penadah tetesan logam curian dari dua oknum karyawan Unmet PT Timah Muntok, Ad (30) dan Fi (37), masih diselidiki Satreskrim Polres Bangka Barat.

Kapolres Bangka Barat, AKBP M Adenan membeberkan tetetas logam timah dijual keduanya dengan harga rata-rata Rp100.000,- per kilogram.

Namun mantan Kasat PJR polda Banten tersebut belum bisa memastikan identitas sang penadah karena masih didalami pihaknya.

" Per kilo mereka jual rata rata seratus ribu. Untuk penadahnya masih dalam penyelidikan kami, saat ini belum bisa kami beberkan ke publik," kata Adenan, Senin (20/1/2020)

Ad, satu dari dua pelaku pencurian tetesan logam timah ini, menyebut rata rata hasil curian mereka dijual dengan harga Rp 100.000 sampai Rp120.000 tiap kilogramnya.

Namun, warga Airuway Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka tersebut enggan membeberkan nama penadah barang curian tersebut.

"tidak tentu tergantung naik turun harga timah lah. Kadang seratus kadang seratus dua puluh. Kalau pembelinya orang sini lah," cetus Ad, seraya menganggukkan kepala, Senin (20/1/2020)

Disembunyikan di Sela Selangkangan

Sebelumnya diberitakan, dalam melancarkan aksinya Ad (30) dan Fi (37), dua oknum karyawan Unit Metalurgi PT Timah Muntok, menyembunyikan lempengan logam timah yang mereka curi di sela selangkangan.

Modusnya, kedua pelaku mengunakan alat seperti celana berlapis.  Alhasil, saat diperiksa keduanya bebas melenggang.

Halaman
12
Penulis: Antoni Ramli
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved