Berita Sungailiat

Tugu Jalan S Parman Sungailiat Tak Terawat, Nyaris Tertutupi Ilalang 1,5 Meter dan Jadi Keluhan

Sebentar lagi kawasan ini akan merayakan Imlek dengan menggelar acara keramaian. Sehingga akan banyak orang datang ke sini.

Tugu Jalan S Parman Sungailiat Tak Terawat, Nyaris Tertutupi Ilalang 1,5 Meter dan Jadi Keluhan
bangkapos.com / edwardi
Tugu atau monumen yang terletak di Jalan S Parman Sungailiat dikeluhkan warga karena kurang terawat dan dipenuhi rumput ilalang yang cukup tinggi, sehingga hampir menutupi bagian utama tugu. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tugu atau monumen yang terletak di Jalan S Parman Sungailiat dikeluhkan warga karena kurang terawat dan dipenuhi rumput ilalang yang cukup tinggi.

Rumput ilalang tersebut hampir menutupi bagian utama tugu.

Sementara itu, lokasi Jalan S Parman Sungailiat saat ini sudah dihiasi para pengurus Klenteng Kwan Tie Miau dan warga setempat dengan hiasan spanduk ucapan Selamat Tahun Baru Imlek dan pernak pernik Imlek. Tampak lampion dan payung yang digantung sepanjang jalan

Mantan Kaling Yos Sudarso Kelurahan Sungailiat, Sung Sun Khin mengatakan selaku warga dan mantan Kaling setempat merasa memiliki daerah ini.  Karena itu, dia menilai,  tugu tersebut harus ada dirawat secara rutin.

"Jangan sampai tinggi tugunya 1,5 meter tetapi rumputnya tingginya sampai 1 meter 40 centimeter bagaimana bisa begitu, kalau dilihat orang luar datang kesini malu kita," ujar Sung Sun Khin, yang juga Ketua Yayasan Dharma Bakti Abadi di Klenteng Kwan Tie Miau Sungailiat, Senin (20/01/2020).

Diungkapkannya, tugu itu milik Pemda Bangka karena ada plang penanda kepemilikannya di samping tugu.

"Sewaktu saya masih menjabat Kaling memang yang sering membersihkan tugu itu saya sendiri, tetapi sekarang ini saya bukan kaling lagi sehingga tidak enak kalau saya yang membersihkannya, saya takut dituduh mengambil pekerjaan orang lain," tukas Akhin, sapaan akrabnya

Diungkapkannya, sebentar lagi kawasan ini akan merayakan Imlek dengan menggelar acara keramaian, sehingga akan banyak orang datang ke sini.

"Kalau orang luar melihat tugu ini tentunya akan risih juga karena kondisinya kurang terawat dan banyak rumput ilalang tinggi seperti itu," imbuhnya

Terpisah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka, Meinalina ketika dikonfirmasi mengatakan sebaiknya yang membersihkan tugu itu sebaiknya diinisiasi kepala lingkungan setempat.

"Kaling-nya ada enggak mengerahkan warganya untuk bergotong-royong membersihkan tugu itu. Sebaiknya Kaling yang baru dihubungi untuk dikonfirmasikan," ujarnya

Diakuinya memang ia belum pernah memerintahkan anak buahnya untuk membersihkan tugu itu. "Nanti kita lihat kondisi lapangannya bagaimana keadaannya," ujar Meinalina. (BANGKAPOS.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved