Breaking News:

Kriminalitas

Ibu Dua Eksekutor Hakim Jamaluddin Tak Percaya Anaknya Tega Membunuh

Dua tersangka pembunuh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin, kembali menjalani rekonstruksi pembunuhan, Selasa (21/1/2020).

Editor: khamelia
Daniel Siregar/Tribun Medan
Tersangka kasus pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri Medan, Jefri Pratama dan Reza Fahlevi memperagakan adegan pembunuhan Jamaluddin saat rekonstruksi atau reka ulang di Perumahan Grand Monaco, kamis (16/1/2020). Kasus dugaan pembunuhan berencana seorang hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin, dilakukan oleh istri korban yang menjadi otak pembunuhan dengan motif karena permasalahan rumah tangga. 

Ia menyebut anaknya adalah orang yang penyayang.

"Saya tidak percaya, suruh lah bunuh binatang, pasti enggak berani. Karena anak saya orangnya penyayang," kata Rini.

Saat ditanya terkait bujukan Jefri terhadap Reza, ia mengaku tidak pernah tahu bagaimana pembahasan keduanya.

"Abangnya sering datang ke sini, tapi saya tidak tahu. Apa yang mereka bahas," ungkap dia.

Rini mengungkapkan, Reza Fahlevi merupakan tulang punggung keluarga.

"Anak saya itu tulang punggung keluarga. Anak saya itu yang bertanggung jawab atas kehidupan saya," imbuh Rini.

Rekonstruksi Penghilangan Barang Bukti

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Maringan Simanjuntak mengungkapkan bahwa dalam rekontruksi tahap ketiga ini akan digelar di tiga tempat.

"Rekontruksi akan digelar di jembatan Desa Namo Rih Pancur Batu untuk membuang Handphone, selanjutnya di simpang Tuntungan untuk membeli sandal, dan di rumah tersangka Reza di Selayang," ujar Maringan, Selasa (21/1/2020).

Maringan mengungkapkan, dalam proses rekontruksi ini, para tersangka memerankan 6 adegan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved