Berita Bangka Barat

Miliki 6 Kg Sabu-sabu dan Ribuan Ekstasi, Hengki Diancam Penjara Seumur Hidup Minta Hukuman Ringan

Sidang agenda pledoi itu dipimpin langsung oleh Majelis Hakim, Golom Silitonga. Dan dihadiri juga oleh JPU dari Kejaksaan Negeri Muntok.

Miliki 6 Kg Sabu-sabu dan Ribuan Ekstasi, Hengki Diancam Penjara Seumur Hidup Minta Hukuman Ringan
Bangkapos/Anthoni Ramli
Hengki saat menjalani sidang pembelaan (pledoi) di Pengadilan Negeri Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (21/1/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Terdakwa kepemilikan 6 kilogram sabu-sabu dan ribuan butir pil ekstasi, Hengki Dunan Siagian meminta keringanan hukuman setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntutnya penjara seumur hidup.

Permintaan keringanan hukuman disampaikan Hengki dalam sidang agenda pledoi di PN Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (21/1/2020).

Sidang agenda pledoi itu dipimpin langsung oleh Majelis Hakim, Golom Silitonga. Dan dihadiri juga oleh JPU dari Kejaksaan Negeri Muntok.

Di muka sidang, Hengki mengaku menyesal dan tak akan mengulangi perbuatannya. Dia meminta keringanan hukuman dan tak akan mengulangi perbuatannya mengedarkan narkoba.

BAJA JUGA: Dua Terdakwa Kasus 6 Kg Sabu Minta Dibebaskan, PH Nilai JPU Tak Bisa Membuktikan

"Saya menyesal, banyak menyusahkan orang. Saya berjanji tidak akan mengulanginya. Saya minta keringanan hukuman," kata Hengki.

Majelis Hakim, Golom Silitonga mendengar pledoi Hengki belum bisa memutuskan. Pledoi tersebut akan dipertimbangkan kembali. 

Apalagi terdakwa ini mengedarkan dua jenis narkoba, yakni sabu-sabu dan ekstasi.

"Nanti kita pertimbangkan ya, karena dua macem sabu dan ekstasi, mudah muadahan apa yang kami putuskan nanti bisa jadi yang terbaik buat kamu," kata pria yang juga menjabat ketua PN Muntok ini

Dua rekan Hengki, yakni Andi Agus dan Alvin Mubarok juga telah dibacakan tuntutannya. Keduanya juga dituntut hukuman penjara seumur hidup.

Sementara JPU dalam sidang tersebut, Syaran menyebut pihaknya tetap pada tuntutannya tidak akan berubah. Mereka tetap pada tuntutan yakni penjara seumur hidup.

"Kalau kami tetap pada tuntutan sebelumnya majelis hakim," kata Syaran menjawab pertanyaan hakim. (Bangkapos/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved