Berita Bangka Barat

TNI, Polri, Hingga ASN Dilarang Berikan Dukungan Bagi Paslon Independen

Ketua KPU Bangka Barat Pardi, menyebut TNI, Polri, ASN hingga perangkat dan kepala desa tidak boleh memberikan dukungan kepada calon bupati dan wakil

TNI, Polri, Hingga ASN Dilarang Berikan Dukungan Bagi Paslon Independen
Bangkapos.com/Hendra
Ketua KPU Bangka Barat Pardi 

TNI, Polri, Hingga ASN Dilarang Berikan Dukungan Bagi Paslon Independen

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Barat Pardi, menyebut TNI, Polri, ASN hingga perangkat dan kepala desa tidak boleh memberikan dukungan kepada calon bupati dan wakil bupati jalur perseorangan (independen)

Begitu juga dengan, penyelenggara pemilu, baik KPU, bawaslu serta para komisioner. Menurut Pardi, sebelumnya imbauan tersebut telah disampaikan pihak bawaslu ke sejumlah instansi dan pihak terkait. Termasuk kepada kepala desa (kades).

Pada kesempatan itu Pardi meminta para camat, menjadi garda terdepan dalam menyampaikan sosilisasi larangan tersebut.

"Intinya yang memberi dukungan tidak berstatus TNI, polri, PNS, penyelenggara pemilu baik kpu bawaslu, dan jajaranya, atau perangkat desa dilarang terlibat pengumpulan KTP. kami minta pak camat untuk memberikan imbauan, bawaslu juga telah nenyampaikan imbauan kepada para kades," kata Pardi, Selasa (21/1/2020).

Paslon Independen Butuh 12.872 Dukungan

Pada kesempatan itu juga ia mengingatkan para pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat dari jalur perorangan (Independen) mempunyai waktu satu bulan untuk mengumpulkan dukungan.

Hal ini diungkapkan Ketua KPU Bangka Barat Pardi, disela Rapat Kerja (Raker) tentang sosialisasi tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat tahun 2020 di Gedung OR 1 Pemkab Babar, Selasa (21/1/2020)

"Yang sedang kami lakukan pada tahap ini tentang persiapan pencalonan perorangan, jadi saat ini tahapnya pengumpulan berkas, bagi calon yang ingin maju dari jalur perorangan atau independen," kata Pardi.

Menurut Pardi, pasangan jalur independen harus mengumpulkan 12.872 dukungan dari warga Kabupaten Bangka Barat yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Berkas dukungan perorangan paling lambat diserahkan 19-23 februari 2020 mendatang.

"Jadi kami nunggu berkasnya sampai tanggal 19 febuari sampai 23 februari masih ada waktu lah kurang lebih satu bulan. Untuk melelengkapi kira keburuhan 12.872 dukungan atau ktp dari warga Babar yang terdaftar dalam DPT," bebernya.

Raker dihadiri Bupati Bangka Barat Markus, Kapolres AKBP M Adenan, Kajari Helena Oktavianne, ketua PN Golom Silitonga, Plt Sekda M Effendi, Ketua Bawaslu Rio, kepala OPD, kepala Badan, komisioner KPU, dan Camat se Babar. (Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved