Berita Pangkalpinang

Antisipasi Jangan Sampai Kambuh, Penanganan ODGJ Harus Dilakukan Terus Menerus

Penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dilakukan secara terus-menerus untuk mengantisipasi kambuhnya halusinasi yang dialami pasien.

Antisipasi Jangan Sampai Kambuh, Penanganan ODGJ Harus Dilakukan Terus Menerus
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Kasi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Dinsos PPPA Pangkalpinang, Darnisyah 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Kasi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Pangkalpinang, Darnisyah, mengatakan, penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dilakukan secara terus-menerus untuk mengantisipasi kambuhnya halusinasi yang dialami pasien.

Dia mengatakan, penanganan awal bagi ODGJ yakni dengan membawa ke puskesmas terdekat untuk diberikan obat.

Kontrol ke puskesmas ini dilakukan selama tiga minggu, setelah itu dirujuk ke rumah sakit jiwa oleh dokter diminggu keempatnya.

Untuk membawa ke puskesmas dan rumah sakit jiwa ini, ODGJ harus memiliki kartu BPJS, Kartu Keluarga dan KTP untuk mendapatkan biaya gratis.

Darnisyah menuturkan, biaya di rumah sakit jiwa bila tidak menggunakan ketiga kartu tersebut dikenakan biaya Rp 300 ribu per sekali kunjungan.

"Di Pangkalpinang ini ODGJ-nya masih banyak yang memiliki keluarga, jadi mereka ditemani. Keluarga itu sangat penting perannya membantu perawatan mereka," kata Darnisyah ditemui di kantornya, Rabu (22/1/2020).

Lanjutnya, hal-hal yang harus diperhatikan untuk perawatan ODGJ selain meminum obat teratur, dukungan keluarga juga penting untuk meningkatkan kepekaan psikologis pasien dan kontrol ke rumah sakit tepat waktu.

Pasalnya, menurutnya, sehari saja melewati obat yang diberikan, pasien akan kembali kambuh seperti awal.

Darnisyah mengatakan, ODGJ dapat disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya faktor keluarga, tekanan psikologis dan efek Napza. Meski telah menjalani pengobatan, dia menyebut, ODGJ sulit untuk sembuh total namun bisa dirawat dengan meminum obat secara rutin.

"Paling tidak dengan obat teratur bisa sedikit membantu perawatan mereka. Bisa lebih nyambung dan mengerti yang kita katakan," ucap  Darnisyah.

Halaman
12
Penulis: Ira Kurniati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved