Bantahan, Polisi Menantang Bukti Pengakuan Luthfi Pembawa Bendera saat Disetrum dan Dipukuli

Bantahan, Polisi Menantang Bukti Pengakuan Luthfi Pembawa Bendera saat Disetrum dan Dipukuli

Bantahan, Polisi Menantang Bukti Pengakuan Luthfi Pembawa Bendera saat Disetrum dan Dipukuli
Wartakotalive/Joko Supriyanto
Luthfi Alfiandi mencium ibunya, sebelum menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. 

Bantahan, Polisi Menantang Bukti Pengakuan Luthfi Pembawa Bendera saat Disetrum dan Dipukuli

BANGKAPOS.COM--Pihak Polres Metro Jakarta Barat membantah bahwa ada kekerasan, saat mereka memeriksa Luthfi Alfiandi yang menjadi terdakwa demonstrasi pelajar STM yang rusuh, September 2019 lalu Lutfi Alfiandi.

Gelombang demonstrasi pecah untuk menolak revisi UU KPK karena dinilai akan melumpuhkan lembaga KPK tersebut dan tampak mulai jadi kenyataan, saat ini.

Mereka menantang Luthfi untuk memberikan bukti yang konkret atas tuduhan tersebut.

"Gak mungkin ada penyiksaan itu, kita polisi modern, dia ngaku memang karena terbukti saat kita tunjukan video pelemparan batu kepada aparat saat aksi demonstrasi," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya saat dikonfirmasi Selasa (21/1/2020).

"Jadi, itu petunjuk kami amankan dia, bukan karena disetrum, tuduhan dia gak benerlah," lanjut Arsya.

Apalagi kata Arsya, pihaknya hanya melanjutkan pemeriksaan dari Polres Metro Jakarta Pusat.

"Jadi Lutfi memang kita yang tangkap, tapi kita kasih ke Polres Metro Jakarta Pusat dan sudah dari situ keterangannya juga sama dengan yang di BAP awal. Jadi kalau dia mau rubah kan bisa aja dia rubah disana, tapi kan enggak," jelas Arsya.

Pihak Polres Metro Jakarta Barat menyerahkan seluruhnya proses hukum ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Arsya menyerahkan hakim untuk menimbang tuduhan Luthfi dari barang bukti yang ada.

Halaman
1234
Editor: zulkodri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved