Berita Pangkalpinang

Dinsos PPPA Pangkalpinang Tangani 200 Orang Dengan Gangguan Jiwa,Masih Ada yang Berkeliaran di Jalan

Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Pangkalpinang menangani sekitar 200 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)

Dinsos PPPA Pangkalpinang Tangani 200 Orang Dengan Gangguan Jiwa,Masih Ada yang Berkeliaran di Jalan
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Kasi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Dinsos PPPA Pangkalpinang, Darnisyah 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Pangkalpinang menangani sekitar 200 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di tahun 2020.

Jumlah ODGJ ini bertambah dari tahun sebelumnya yang hanya 166 orang.

Kasi Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Dinsos PPPA Pangkalpinang, Darnisyah, mengatakan, pihaknya melakukan pendataan ODGJ melalui tim PSM dinsos di tiap kelurahan dan kecamatan.

Mereka yang ditangani dinsos ini, merupakan ODGJ yang masih memiliki keluarga dan menjadi tanggung jawab pihak keluarga.

Darnisyah menyebut, pihaknya hanya melakukan pendataan, mengeluarkan surat rekomendasi dan membantu mengantar ke rumah sakit jiwa apabila diperlukan.

"Kami yang mendata ke rumah-rumah. Nanti mereka disuruh berobat ke puskesmas dan dikasih rujukan ke rumah sakit jiwa untuk kontrol lebih lanjut," jelas Darnisyah, Rabu (22/1/2020).

Dia mengatakan, memang masih ada ODGJ yang berkeliaran di jalan raya. Kondisi ini menyulitkan pihak dinsos untuk mencari keberadaan mereka karena terkendala tidak mengetahui identitas yang bersangkutan.

Selain itu, ODGJ yang berkeliaran ini, kata Darnisyah, pihaknya sulit menampung karena tidak ada panti atau balai penampungan. Sedangkan untuk merujuk ke rumah sakit jiwa tidak bisa karena tidak adanya identitas berupa KTP, KK dan BPJS.

"Untungnya kondisi sekarang ODGJ berkeliaran ini tidak ada yang mengganggu atau sampai meresahkan masyarakat, jadi sementara hanya dipantau saja. Kalau sudah meresahkan, kembali lagi ke kebijakan kepala daerah mau dirujuk dan tangani seperti apa. Sebab anggaran kita tidak ada untuk mengklaim ke rumah sakit jiwa, balai penampungan juga tidak ada," kata Darsnisyah.
(Bangkapos.com/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved