Breaking News:

Identitas dan Nasib Oknum Brimob yang Todong dan Lepaskan Tembakan di Lokasi Wisata

Brimob itu beraksi brutal pasca tak mau membayar tiket masuk wisata seharga Rp 5 ribu per satuannya.

Editor: M Zulkodri
Kompas.com/Junaedi
VIRAL, Gegara Tiket Retribusi Rp 5000, Oknum Brimob Todong dan lepaskan Tembakan, Warga KocaR-kacir 

Dilansir dari Kompas.com (grup TribunJatim.com), seorang warga yang menyaksikan kejadian itu, Hariadi mengatakan, anggota Brimob menggunakan mobil dinas datang bersama keluarganya ke objek wisata Salupajaang, Senin sore.

Di depan pintu masuk, anggota Brimob dicegat petugas wisata untuk meminta membayar retribusi parkir Rp 5 ribu.

Namun, anggota polisi Brimob menolak membayar dengan alasan itu merupakan pungutan liar (pungli).

Cekcok pun terjadi antara petugas wisata dan brimob hingga berbuntut insiden pemukulan warga dan penodongan.

Bahkan, anggota Brimob tersebut melepaskan tembakan berkali-kali ke udara.

Melihat hal itu, warga yang berada di sekitar lokasi berlari kocar kacir.

"Mulanya hanya ada satu oknum petugas Brimob bersama keluarganya hendak wisata ke Salupajaang. Kemudian terlibat cekcok dengan petugas Brimob hingga memicu kemarahan petugas wisata lainnya termasuk warga yang keberatan dengan tindakan polisi yang main tembak-tembakan," ujar Hariadi, saat ditemui di lokasi, Selasa (21/1/2020).

Pengelola wisata terluka terkena pukulan di kepala.

Setelah video ini viral di berbagai media sosial, kedua belah pihak pun membuat laporan dengan versi masing-masing.

Identitas

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved