Berita Pangkalpinang

Ketua Dewan Pendidikan Babel Setuju Ujian Nasional Dihapuskan, Ini Alasannya

Terkait penghapusan Ujian Nasional (UN) yang dilakukan oleh Kementrian Pendidikan didukung penuh oleh Ketua Dewan Pendidikan Bangka Belitung Profesor

Ketua Dewan Pendidikan Babel Setuju Ujian Nasional Dihapuskan, Ini Alasannya
Bangkapos.com/Riki Pratama
Bustami Rahman 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Terkait penghapusan Ujian Nasional (UN) yang dilakukan oleh Kementrian Pendidikan didukung penuh oleh Ketua Dewan Pendidikan Bangka Belitung Profesor Bustami Rahman.

Ia mengatakan sejak menjadi rektor ia telah menyuarakan hal tersebut, selain itu, ia mengatakan bahwa dirinya dahulu tidak ada Ujian Nasional dan bisa menjadi seorang Profesor seperti saat ini.

"Terkait Ujian Nasional pernah saya sarankan kepada Menteri sebelumnya waktu saya masih rektor, saya ikut mengusulkan UN dihapus, tetepai dikatakan oh tidak bisa, itu untuk ,mengukur standar. Ya tetapi baiknya tidak dilakukan tiap tahun, lima tahun sekali bisa, karena tiap tahun menghabiskan duit dan merepotkan,"ungkap Bustami Rahman kepada wartawan, Rabu (22/1/2020) dirumah dinas Gubernur Babel.

Ia mengatakan, bahwa UN dikatakan sebagai alat ukur standar pendidikan, itu bisa dilakukan lima tahun sekali atau tidak dilaksanakan Ujian Nasional.

"Ujian Nasional untuk mengukur aanak mengukurt standar, ini kalau dihapus kehilangan standart itu, ikut ukur lima tahun, bila ingin mengukur anak di Papua dan Babel lima tahun, jaangan tiap tahun sekalai menghabiskan duit,"kata mantan Rektor UBB ini.

Ia mengatakan usulan penghapusan ujian Nasional itu telah lama ia suarakan, namun saja belum didengar oleh Pemerintah

"Tidak usaha satu tahun sekali, tetapi lima tahun sekali usulan saya dahulu, akibatnya apa bila setahun sekali Universitas repot, karena disuruh mengawasi keliling dengan Gubernur, sehingga sudahlah serahkan kepada guru, kami dulu jadi profesor juga tidak pakai Ujian Nasional,"ungkapnya. (Bangkapos.con/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved