Berita Pangkalpinang

Kisah Empat Anak-anak Panti Sosial Berlatih Baca Al Quran, Kami Jera dan Mau Tobat

Riuh rendah suara orang membaca Al Quran terdengar syahdu di sebuah musola sederhana, Rabu (22/1/2020).

Kisah Empat Anak-anak Panti Sosial Berlatih Baca Al Quran, Kami Jera dan Mau Tobat
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Empat anak-anak yang menjalani masa pembinaan Bapas Pangkalpinang dititipkan di UPTD Panti Sosial Bina Serumpun Dinsos Babel, Rabu (22/1/2020). Tampak anak-anak ini belajar membaca Al Quran di musola panti. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Riuh rendah suara orang membaca Al Quran terdengar syahdu di sebuah musola sederhana, Rabu (22/1/2020).

Tampak empat remaja laki-laki duduk bersila sambil menunduk.

Sesekali mereka menatap wajah dua perempuan di depan yang terlihat memberi petunjuk cara membaca Al Quran.

"Nanti terus diulang-ulang, ya. Perkembangan bacaan sudah bagus, tinggal berlatih lagi," ungkap Nahdia Rosa, pegawai Kantor Kemenag Pangkalpinang.

Nahdia bersama pegawai lainnya, Yulita hari itu bertugas mengajar bacaan Al Quran di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Panti Sosial Bina Serumpun Dinas Sosial Babel.

Ada empat anak-anak penghuni panti tersangkut kasus asusila dan menjalani vonis tahanan mulai dari satu tahun sampai 1,5 tahun yang mereka ajarkan Al Quran, sepekan sekali.

"Alhamdulillah, mereka rata-rata sudah bisa baca Al Quran," kata Yulita..

T (15) mengaku sebelum masuk lembaga pemasyarakatan (Lapas), dia tak tahu sama sekali membaca Al Quran.

Hikmah selama delapan bulan di tahanan, membuat T warga Bangka Tengah ini bisa mengenal huruf Hijaiyah.

"Saya beruntung sekarang bisa baca Al Quran," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved