Berita Pangkalpinang

Menjelang Imlek, Harga Ayam Kampung Naik, Penghasilan Kotor Bisa Mencapai Rp 2 juta Per Hari

Tiga hari menjelang Tahun Baru Imlek 2571, harga daging ayam kampung di pasar Ratu Tunggal di Kota Pangkalpinang mengalami kenaikan harga.

Menjelang Imlek, Harga Ayam Kampung Naik, Penghasilan Kotor Bisa Mencapai Rp 2 juta Per Hari
Bangkapos.com/Yuranda
Lapak Ayam Kampung di Pasar Ratu Taunggal, Kota Pangkalpinang, Rabu (22/1/2020 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Tiga hari menjelang Tahun Baru Imlek 2571, harga daging ayam kampung di pasar Ratu Tunggal di Kota Pangkalpinang mengalami kenaikan harga.

Harga daging ayam kampung sebelumnya berkisar Rp 60 sampai Rp 65 ribu perkilo, sekarang mencapai Rp 65 sampai Rp 70 ribu perkilogram.

Kenaikan harga daging ayam disampaikan oleh satu diantara pedagang ayam di Pasar Ratu Tunggal, Pangkalpinang.

Anto (50) pedagang ayam kampung, mengatakan, kondisi ini sangat lumrah terjadi, menjelang hari raya atau hari besar nasional bahan pokok termasuk ayam selalu mengalami kenaikan.

"Kadang kenaikan harga ini, juga tidak tentu tergantung banyak sedikitnya stok ayam yang ada di peternak ayam sendiri, jika sedikit sudah dipastikan bakalan naik," kata Anto (50) di lapak ayam miliknya, di Pasar Ratu Tunggal Pangkalpinang, Rabu (22/1/2020).

Menurutnya, harga ayam yang dijual olehnya berkisaran Rp 65.000 - Rp 70.000 per kilogram. Ia mengungkapkan, harga ini tidak stabil, katanya karena warga Tionghoa tidak mau membelikan ayam, jika ayam tersebut sudah tua.

"Kami mengalami kesulitan saat mencari ayam yang masih muda, itu lah salah satu permasalahannya mengapa naik dan kurang stabil biar pun stoknya banyak, kalau mau yang masih mudah susah carinya," ungkap Anto.

Lebih lanjut, kurang lebih satu minggu terakhir ini, ia bisa menjualan ayam lumayan banyak. Sehari ia berhasil menjual ayam sebanyak 16 ekor perhari.

Namun hal ini cenderung turun, kalau dibandingkan dengan Imlek tahun kemarin yang mencapai 30 ekor perhari.

"Iya, penjualan turun kalau dibandingkan tahun kemarin, biasanya masyarakat Tionghoa ini mencari ayamnya mendekati hari H, kalau penghasilan kotor setiap hari sampai Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta rupiah, menjelang Imlek ini, " jelas Anto.

Halaman
12
Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved