Berita Pangkalpinang

Penjual Pernak Pernik Imlek di Kampung Bintang Rasakan Penurunan Omzet Pada Tahun Ini

Asiau mengatakan, beberapa pernak-pernik Imlek yang paling laku adalah amplop angpao berwarna merah.

Penjual Pernak Pernik Imlek di Kampung Bintang Rasakan Penurunan Omzet Pada Tahun Ini
bangkapos.com / Yuranda
Suasana Toko Pernak Pernik Imlek, di Kelurahan Bintang, Kecamatan Bukitintan, Pangkalpinang, Kamis (23/1/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pedagang pernak - pernik Imlek 2571, di kelurahan Bintang, Kecamatan Bukitintan, Pangkalpinang, Asiau (34) mengaku bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp 3 Juta dalam sehari.

Kata dia, pendapatan penjualan di tahun 2020 ini justru menurun kalau dibandingkan dengan Imlek tahun 2019.

Tahun lalu, per hari Asiau bisa mendapatkan Rp 5 Juta.

"Rp2 juta sampai Rp3 juta, menurun tahun ini kalau dibandingkan dengan tahun lalu mencapai Rp5 juta per hari " kata Asiau saat ditemui Bangkapos.com di lapak jualannya di Kelurahan Bintang, Kecamatan Bukitintan, Pangkalpinang, Kamis (23/1/2020).

Asiau mengatakan, beberapa pernak-pernik Imlek yang paling laku adalah amplop angpao berwarna merah.

Amplop angpao banyak dicari oleh warga yang hendak merayakan Imlek.

Amplop angpao, lanjut Asiau, dijual dengan harga mulai Rp 5.000 sampai dengan Rp 25.000 saja. 

"Jadi yang paling banyak (dicari) ini, angpao kecil-kecil, sedangkan pohon mewhua berkisar Rp 350.000 ribu, sampai Rp 600.000 ribu, itu kurang," kata dia.

Ia mengatakan selain amplop, stiker bergambar tikus juga sangat diminati oleh pembeli pada momen tahun baru Imlek kali ini.

"Iya sekarang tahun tikus, jadi gambar tikus, inibsangat di minati, " ucapnya dia.

Asiau menjual pernak pernik Imlek mulai dari harga  Rp 5.000 hingga Rp 200.000. (Bangkapos.com/Yuranda).

Penulis: Yuranda
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved