Berita Pangkalpinang

Siap Siaga Cegah Radikal dan Deradikalisasi, Sat Intelkam Polres Pangkalpinang Dirikan Posko Satgas

Polres Pangkalpinang, membuat Posko Satgas Kontra Radikal dan Deradikalisasi Intelkam. Posko ini didirikan untuk mengoptimalisasi pencegahan radikal

Siap Siaga Cegah Radikal dan Deradikalisasi, Sat Intelkam Polres Pangkalpinang Dirikan Posko Satgas
Bangkapos.com/Yuranda
Kasat Intelkam Polres Pangkalpinang IPTU Navy Pradhana (Kanan), didampingi KBO Intelkam Polres Pangkalpinang, IPDA Aris Catur Purwandono, Kamis (23/1/2020) di Ruangan Sat Intelkam Polres Pangkalpinang. 

Siap Siaga Cegah Radikal dan Deradikalisasi, Sat Intelkam Polres Pangkalpinang Dirikan Posko Satgas

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Polres Pangkalpinang, membuat Posko Satgas Kontra Radikal dan Deradikalisasi (khusus ISIS), Intelkam. Posko ini didirikan untuk mengoptimalisasi pencegahan paham radikalisme di wilayah hukum Polres Pangkalpinang.

Hal itu disampaikan Kasatgas Quick Wins kegiatan 4 yang juga merupakan Kasat Intelkam Polres Pangkalpinang IPTU Navy Pradhana, Kamis (23/1/2020) saat dijumpai Bangkapos.com

Menurut Navy, saat ini pihaknya rutin melakukan pencegahan terhadap radikalisme dan deradikalisasi khususnya ISIS (Islamic State In Irak and Syria) serta paham-paham lainya yang membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Berbagai upaya kami lakukan dalam menjalankan program Quick Wins kegiatan 4 ini, untuk mencegah paham radikalisme dalam bentuk penyuluhan dan himbauan ke kelompok masyarakat," kata IPTU Navy Pradhana didampingi Waka Satgas IPDA Aris Catur Purwandono.

Pihaknya intens turun langsung ke berbagai kalangan masyarakat, seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, komunitas maupun pelajar dan mahasiswa.

"Untuk kegiatan kontra radikal dan deradikalisasi, kegiatan seperti diskusi dan edukasi kepada mahasiswa kami lakukan juga, termasuk melakukan koordinasi dengan pihak sekolah-sekolah," ungkap Navy Pradhana.

Dirinya juga menjelaskan bahwa Posko Satgas Kontra Radikal Deradikalisasi (khusus ISIS) merupakan program yang telah ada sejak tahun 2015 lalu.

"Tentunya kegiatan ini memberikan edukasi kesemua lapisan masyarakat, ini dilakukan untuk mencegah agar masyarakat tidak terpengaruh atau mudah percaya terhadap doktrin - doktrin yang kerap menggunakan cara-cara kekerasan untuk memaksakan ideologinya," ucap Navy.

Lanjutnya, adapun Paham Radikalisme dan Paham ISIS sangat berbahaya karena dapat mengancam keutuhan NKRI dan merubah ideologi Pancasila karena paham tersebut memiliki ideologi (ide atau gagasan), yang ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik dengan menggunakan cara-cara kekerasan.

Radikalisme sering dikaitkan dengan terorisme karena kelompok radikal dapat melakukan cara apapun agar keinginannya tercapai, termasuk melakukan teror kepada pihak yang tidak sepaham dengan mereka.

"Untuk program dan upaya-upaya yang dilakukan Tim Satgas Kontra Radikal dan Deradikalisasi (khusus ISIS), agar paham Radikalisme dan paham ISIS tidak menyebar dan mempengaruhi masyarakat khususnya di Pangkalpinang," harap Navy.

Upaya yang dilakukan dalam hal ini, memberikan edukasi di Perguruan Tinggi dan sekolah - sekolah yang ada di Kota Pangkalpinang, dengan tujuan pencegahan agar paham-paham tersebut tidak menyebar di masyarakat yang berdampak memecahbelah kesatuan dan keutuhan NKRI.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved